Lintasjejaring.com, Samarinda — Anggota DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menekankan pentingnya membangun kesadaran literasi digital di tengah pergeseran budaya baca masyarakat yang kini lebih banyak mengakses informasi melalui media sosial.
Menurutnya, platform seperti Instagram dan Facebook tidak hanya menjadi ruang hiburan, tapi juga berpotensi besar untuk dijadikan sarana menambah wawasan, jika digunakan dengan bijak.
“Kita harus lebih bijaksana membaca di IG, di Facebook, itu sesuatu hal yang menuju ke arah produktivitas,” ujar Sri Puji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai, literasi hari ini tidak lagi cukup dimaknai sebatas membaca buku fisik, tetapi juga mencakup kemampuan menyaring dan memahami informasi dari kanal digital. Karena itu, masyarakat perlu diarahkan agar tidak sekadar menjadi konsumen pasif konten media sosial.
“Ilmu itu penting, dan literasi kita hari ini harus disesuaikan dengan perkembangan teknologi,” lanjutnya.
Sri Puji juga mendorong agar pemerintah daerah dan komunitas literasi aktif membangun ekosistem literasi digital.
Program-program seperti webinar, pelatihan daring, hingga kampanye edukatif melalui media sosial dinilainya sebagai langkah strategis untuk mendekatkan literasi pada masyarakat luas.
“Sosialisasi itu penting. Pengenalan kepada masyarakat soal literasi digital juga penting,” tegasnya.
DPRD Samarinda, kata dia, akan mendorong agar penguatan literasi digital masuk ke dalam program kerja organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, guna memastikan pendekatan literasi bisa adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kita juga tidak bisa meninggalkan peran media online dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat,” tutup Sri Puji.
(Ard/ADV DPRD Samarinda)









