DPRD Samarinda Desak Percepatan Kecamatan Tangguh Bencana, Jangan Tunggu Banjir Baru Bergerak

- Redaksi

Rabu, 23 Juli 2025 - 09:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Komisi III, Deni Hakim Anwar

Foto : Ketua Komisi III, Deni Hakim Anwar

Lintasjejaring.com, Samarinda – Komisi III DPRD Kota Samarinda kembali menyoroti kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama banjir dan longsor yang kerap mengancam sejumlah wilayah kota. 

Ketua Komisi III, Deni Hakim Anwar, menegaskan pentingnya percepatan pembentukan Kecamatan Tangguh Bencana sebagai bagian dari strategi preventif yang konkret.

Ia menilai selama ini penanganan kebencanaan masih terlalu reaktif. Padahal, mitigasi harus dibangun sejak dini dengan melibatkan struktur pemerintahan terkecil hingga masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan agar program ini segera dilaksanakan, bukan sekadar wacana.

“Jangan tunggu bencana baru bergerak. BPBD harus segera turun ke lapangan, berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan, agar kesiapsiagaan terbentuk dari bawah,” tegasnya, Rabu (23/7/25).

Meski mengapresiasi upaya BPBD di tengah keterbatasan anggaran, Deni menekankan perlunya dukungan lebih besar baik dari sisi pendanaan maupun penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Baca Juga:  Disnakertrans Kukar Beri Fasilitas Gratis pada Masyarakat Terdampak PHK Lewat Program Pelatihan Vokasi Kementerian

Ia menyambut baik rencana penambahan dana darurat dan perluasan edukasi kebencanaan yang menyasar langsung masyarakat.

Menurutnya, penyuluhan dan simulasi kebencanaan harus dilakukan secara rutin agar warga memahami potensi risiko di lingkungannya serta memiliki kesiapan mental dan tindakan saat bencana datang.

Baca Juga:  Sampah Kembali Menumpuk, DPRD Berau Minta Pemerintah Ambil Tindakan Tegas

Tak hanya mengandalkan pemerintah, Komisi III juga mendorong pendekatan pentahelix, yakni kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, masyarakat, dan media dalam penanggulangan bencana. Peran dunia usaha disebut krusial, terutama melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Perusahaan-perusahaan di Samarinda harus dilibatkan. Lewat CSR mereka bisa bantu alat berat, dapur umum, atau logistik. Ini tanggung jawab bersama,” kata Deni.

Ia juga mengingatkan pentingnya penegakan aturan tata ruang, khususnya larangan membangun di kawasan rawan longsor. Pemasangan rambu-rambu peringatan dan edukasi tentang risiko zona rawan dianggap sebagai langkah mitigasi kecil yang berdampak besar.

“Pemerintah harus hadir lewat pencegahan, bukan hanya reaksi. Edukasi dan penataan wilayah harus jalan beriringan,” lanjutnya.

Komisi III menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agar konsep Kecamatan Tangguh Bencana tidak berhenti di atas kertas, melainkan benar-benar diterapkan di lapangan.

“Jangan sampai konsepnya bagus tapi tidak jalan di lapangan. Ini soal nyawa warga,” pungkas Deni.

 

Baca Juga:  Waspada Banjir Dan Longsor, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perketat Pengawasan Zona Rawan

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla
Kabag Kesra Kukar: Rekening Tidak Aktif Hambat Bantuan 91 Penerima Beasiswa Kukar, Kini Tersisa Tiga Orang
Fathul Ingatkan Calon Pendaftar Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2027 Lebih Teliti Persyaratan Sejak Awal
Dispora Kukar Buka Peluang Kota Bangun Jadi Tuan Rumah Kejurkab Bulu Tangkis
Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam
Kepala Dinsos Kukar, Rinda Pertahankan Target 600 Penerima Bantuan Permakanan Tahun 2026
DP3A Kukar Dampingi 50 Anak Korban Kebakaran, Cegah Trauma Berkepanjangan
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri Nilai Olahraga Jadi Ruang Perkuat Sinergi Forkopimda

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:05 WITA

Kabag Kesra Kukar: Rekening Tidak Aktif Hambat Bantuan 91 Penerima Beasiswa Kukar, Kini Tersisa Tiga Orang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:35 WITA

Fathul Ingatkan Calon Pendaftar Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2027 Lebih Teliti Persyaratan Sejak Awal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:44 WITA

Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Kepala Dinsos Kukar, Rinda Pertahankan Target 600 Penerima Bantuan Permakanan Tahun 2026

Berita Terbaru