Bupati PPU Ikut Munas Apkasi ke-25, Dorong Otonomi Daerah

- Redaksi

Senin, 2 Juni 2025 - 21:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati PPU Mudyat Noor menghadiri puncak Munas VI Apkasi di Minahasa Utara.

Foto: Bupati PPU Mudyat Noor menghadiri puncak Munas VI Apkasi di Minahasa Utara.

Lintasjejaring.com, Minahasa Utara – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, bersama Sekretaris Daerah Tohar dan sejumlah pejabat terkait, menghadiri puncak Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang berlangsung di Sentra Hotel, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat, (30/05/2025).

Acara ini sekaligus menjadi peringatan 25 tahun berdirinya Apkasi.

Munas kali ini menjadi momen penting bagi kepala daerah dari seluruh Indonesia untuk memperkuat peran pemerintah kabupaten dalam pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain melakukan evaluasi program kerja, agenda utama juga menetapkan Bupati Lahat, Sumatra Selatan, Bursah Zarnubi sebagai Ketua Umum Apkasi periode 2025–2030.

Bupati Mudyat Noor memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Munas yang berjalan dengan suasana demokratis dan penuh musyawarah, yang menurutnya mampu menyatukan aspirasi daerah secara inklusif.

Baca Juga:  Disperindagkop PPU Sosialisasikan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

“Forum ini menjadi ajang penguatan solidaritas dan perjuangan bersama untuk kepentingan daerah,” katanya saat ditemui usai acara.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum, Bursah Zarnubi menegaskan bahwa Apkasi akan terus menjadi wadah kajian kebijakan untuk memberikan rekomendasi strategis kepada pemerintah pusat.

Ia juga menyoroti pentingnya memperjuangkan kembali kewenangan daerah, terutama dalam hal penganggaran, agar fungsi pemerintahan kabupaten dapat berjalan optimal.

“Masa depan otonomi daerah bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui peran nyata, termasuk dalam mendukung program nasional seperti pendidikan dasar dan makan bergizi gratis,” tegasnya.

Baca Juga:  DP3AP2KB PPU Jalin Kemitraan dengan Perempuan Aman untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Acara pembukaan Munas VI dilakukan secara resmi oleh Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) AM Putranto, bersama Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda.

Momen pembukaan ditandai dengan pemukulan tetengkoren sebagai simbol dimulainya sidang.

Putranto juga menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya Munas VI di kampung halamannya.

Selain Bursah Zarnubi sebagai Ketua Umum, Munas juga memilih Bupati Bandung Dadang Supriatna sebagai Ketua Harian dan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda sebagai Sekretaris Jenderal Apkasi.

“Pelaksanaan Munas berjalan lancar, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Minahasa Utara sebagai tuan rumah pertama Munas di luar Pulau Jawa,” ujar Joune.

Baca Juga:  Dexlite Rp25.700 per Liter, DLH PPU Pangkas Armada Truk Sampah demi Efisiensi

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk yang hadir pada Munas juga menyampaikan dukungannya terhadap proses pemilihan yang demokratis.

Ia berharap Ketua Umum baru dapat memperkuat soliditas antar kepala daerah.

Selain itu, Ribka juga memberikan penghargaan kepada Ketua Umum sebelumnya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, atas kepemimpinannya selama lima tahun terakhir.

Kehadiran Bupati Mudyat Noor dalam forum nasional ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk aktif memperkuat sinergi antar daerah, menyuarakan aspirasi lokal, dan mendukung langkah strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat
Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan
Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan
Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU
Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan
Dinkes PPU Atur Pemusnahan Obat Kedaluwarsa, Cegah Penyalahgunaan dan Pencemaran
BPBD PPU Terima Rp175 Juta, Tagihan Operasional Karhutla Jadi Prioritas
Dexlite Rp25.700 per Liter, DLH PPU Pangkas Armada Truk Sampah demi Efisiensi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WITA

Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:54 WITA

Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan

Berita Terbaru