Disperindagkop PPU Sosialisasikan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

- Redaksi

Rabu, 7 Mei 2025 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Camat Babulu, Kansip.

Foto: Camat Babulu, Kansip.

Lintasjejaring.com, Penajam – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop UKM) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembentukan koperasi di tingkat desa.

Langkah proaktif ini dilakukan melalui sosialisasi Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diselenggarakan di Kecamatan Babulu pada Rabu, (7/5/2025), dihadiri oleh perwakilan dari 12 desa di wilayah tersebut.

Camat Babulu, Kansip, menyambut positif inisiatif ini. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa koperasi dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap koperasi desa ini bisa menjadi pilar utama dalam mendorong ekonomi yang inklusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Bupati PPU Perkuat Sinergi Pembangunan dengan Pengukuhan Pengurus PKK dan Dekranasda

“Koperasi di tingkat desa atau kelurahan diharapkan dapat menggerakkan perekonomian dan membawa dampak positif terhadap taraf hidup warga Babulu,” ujar Kansip.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang akan berlangsung di empat kecamatan di Kabupaten PPU, yakni Penajam, Sepaku, Waru, dan Babulu Darat.

Tujuan utama dari sosialisasi adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep, manfaat, dan mekanisme pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (KopDes) Merah Putih.

Setelah kegiatan ini, diharapkan setiap desa dapat segera menggelar musyawarah untuk pembentukan koperasi.

KopDes Merah Putih adalah program dari Kementerian Koperasi dan UKM yang bertujuan untuk memperkuat perekonomian di desa.

Baca Juga:  Bupati PPU Temui Menteri PU, Dorong Proyek Strategis Segera Terwujud

Dengan mengusung prinsip gotong royong dan pengelolaan sumber daya secara kolektif, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Selama sosialisasi, para narasumber yang kompeten memaparkan berbagai aspek penting dalam pendirian dan pengelolaan koperasi, mulai dari dasar hukum, tata cara pembentukan, hingga manajemen keuangan yang transparan dan akuntabel.

Tak ketinggalan, strategi pemasaran juga dibahas agar koperasi dapat berkelanjutan.

Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam sesi diskusi dan tanya jawab.

Banyak pertanyaan konstruktif yang muncul terkait teknis operasional koperasi serta tantangan yang mungkin dihadapi.

Respons positif ini menunjukkan keseriusan perwakilan desa dalam membentuk koperasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  PPU Selaraskan Tata Ruang dengan IKN, Tiga Titik Batas Sepaku Tunggu Keputusan Kemendagri

Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten PPU, Margono Hadi Sutanto, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif para Kepala Desa dan perwakilan yang hadir dalam kegiatan ini.

Beliau menegaskan peran vital koperasi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di desa-desa yang memiliki potensi besar.

“Koperasi Merah Putih adalah solusi nyata untuk mengatasi tantangan ekonomi masyarakat desa sekaligus mengoptimalkan potensi lokal yang ada,” tegas Margono.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang positif dalam upaya pemberdayaan masyarakat Kabupaten PPU melalui koperasi.

Pemerintah Kabupaten PPU berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan pendampingan dalam pengembangan koperasi, termasuk di Kecamatan Babulu, demi tercapainya kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab PPU Dorong Bandara IKN Jadi Komersial, Jembatan Riko dan Pelabuhan Nenang Ikut Diajukan
Kemiskinan PPU Turun Jadi 5,78 Persen, Pemerintah Perkuat Intervensi Berbasis Data
PPU Selaraskan Tata Ruang dengan IKN, Tiga Titik Batas Sepaku Tunggu Keputusan Kemendagri
TPP ASN PPU Rp66 Miliar Masuk APBD Perubahan, Pencairan September Tunggu DPA
Penertiban Bukit Tengkorak Ditindaklanjuti, PPU Perkuat Koordinasi Bersama Otorita IKN
Hari Kesaktian Pancasila 2026, Mudyat Noor Minta ASN PPU Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan
Lima Kepala OPD PPU Ditarget Terisi Oktober, Mudyat: Makin Cepat Makin Baik
Mudyat Noor Soal Pasar Petung:  Masih Pertimbangkan Lanjutkan Kerjasama Atau Kelola Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:38 WITA

Pemkab PPU Dorong Bandara IKN Jadi Komersial, Jembatan Riko dan Pelabuhan Nenang Ikut Diajukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Kemiskinan PPU Turun Jadi 5,78 Persen, Pemerintah Perkuat Intervensi Berbasis Data

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:41 WITA

PPU Selaraskan Tata Ruang dengan IKN, Tiga Titik Batas Sepaku Tunggu Keputusan Kemendagri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:19 WITA

TPP ASN PPU Rp66 Miliar Masuk APBD Perubahan, Pencairan September Tunggu DPA

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:33 WITA

Penertiban Bukit Tengkorak Ditindaklanjuti, PPU Perkuat Koordinasi Bersama Otorita IKN

Berita Terbaru

Foto: Kepala DPMPTSP Kukar Alfian Noor.

Advetorial

MPP Kukar Dikembangkan, Layanan Publik Ditargetkan Bertambah

Senin, 5 Okt 2026 - 17:31 WITA

Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Ismi Mufiddah.

Advetorial

Kepala Dinkes Kukar Dorong Seluruh Puskesmas Siaga UGD 24 Jam

Senin, 5 Okt 2026 - 16:11 WITA