Ketua DPRD Samarinda Imbau Warga Jaga Etika Berdemokrasi di Media Sosial

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025 - 20:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah.

Foto: Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah.

Lintasjejaring.com, Samarinda-Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengimbau masyarakat untuk menjaga etika dalam berdemokrasi, khususnya di ruang digital. Ia menyoroti maraknya praktik doxing (penyebaran data pribadi) dan serangan pribadi terhadap pihak yang mengkritik kebijakan pemerintah di media sosial.

“Demokrasi bukan ruang bebas untuk menyerang pribadi. Doxing atau penyebaran hoaks jelas bertentangan dengan semangat demokrasi yang sehat,” ujar Helmi, Senin (19/05/2025).

Ia menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah adalah hal wajar, namun harus disampaikan secara santun, berdasarkan data dan fakta.

“Kita tidak bisa menutup ruang kritik, tapi harus disampaikan dengan cara yang benar. Bukan asal bicara apalagi menyebar hoaks,” ucapnya.

Menurut Helmi, kebebasan berpendapat harus diimbangi dengan tanggung jawab. Ia menilai media sosial sering menjadi tempat yang memperuncing polarisasi akibat kurangnya literasi digital.

“Kritik seharusnya jadi bahan refleksi bersama, bukan alat untuk memecah belah. Samarinda ini satu kota, mari jaga kebersamaan,” tuturnya.

Helmi juga mendorong masyarakat untuk menggunakan jalur resmi dalam menyampaikan aspirasi, seperti mekanisme pengaduan ke DPRD atau forum dialog terbuka.

“DPRD selalu terbuka terhadap kritik dan masukan, selama disampaikan secara santun dan berdasar,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa penyebaran informasi palsu dan doxing dapat merugikan korban serta menciptakan keresahan sosial.

“Kalau hoaks terus beredar, bisa timbul ketidakpercayaan terhadap pemerintah dan menghambat pembangunan,” jelasnya.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak, termasuk komunitas, akademisi, dan influencer, berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang etika bermedia sosial.

“Demokrasi yang sehat dimulai dari cara kita berinteraksi di ruang publik. Mari kita jaga ruang digital agar tetap sehat dan produktif,” pungkasnya.

(Gil/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi
Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan
Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau
BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran
MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi
Efisiensi Anggaran Tekan Program KB, DP2KB Samarinda Cari Jalan Agar Pelayanan Tetap Berjalan
731 WBP Lapas Narkotika Samarinda Terima Remisi Kemerdekaan, Tujuh Langsung Bebas
Sembilan Kursi Kepala OPD Kosong, Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Besar Usai Gelombang Pensiun
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WITA

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi

Kamis, 3 September 2026 - 20:12 WITA

Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan

Kamis, 3 September 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:50 WITA

MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA