Prihatin Akan Derita Warga Terdampak Banjir, Legislator Samarinda Desak Penataan Ulang Tata Ruang dan Drainase

- Redaksi

Senin, 12 Mei 2025 - 14:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Aris Mulyanata, Anggota DPRD Berau

Foto : Aris Mulyanata, Anggota DPRD Berau

Lintasjejaring.com, Samarinda – Derasnya hujan yang mengguyur Samarinda belakangan ini bukan hanya membawa genangan air, tetapi juga duka dan kekhawatiran yang mendalam. Di tengah situasi ini, keprihatinan datang dari Anggota DPRD Samarinda, Aris Mulyanata.

Banjir yang kian parah menyapu berbagai wilayah di Kota Tepian, meninggalkan penderitaan bagi ribuan warga. Dengan suara berat dan penuh empati, Aris menyampaikan rasa duka dan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keselamatan diri, terutama di wilayah yang rentan.

“Saya sungguh prihatin atas musibah banjir yang terjadi hari ini. Berdasarkan informasi yang saya terima, tak hanya rumah warga yang terendam, tetapi juga jatuhnya korban jiwa. Ini sangat menyedihkan. Saya minta masyarakat tetap waspada, terutama terhadap potensi bahaya dari arus air yang deras,” ujar Aris, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi I DPRD Samarinda.

Menurut Aris, banjir ini bukan hanya disebabkan oleh faktor alam, tetapi juga merupakan peringatan nyata dari perlunya untuk mengevaluasi tata kelola kota, terutama dalam penataan ruang dan sistem drainase.

Ia menyoroti hilangnya fungsi daerah resapan air akibat pembangunan yang tidak mempertimbangkan aspek lingkungan. Perencanaan kota yang mengabaikan keseimbangan ekosistem, menurutnya, telah memperburuk dampak bencana yang seharusnya bisa diminimalisir.

“Pembangunan yang menutup mata terhadap lingkungan hanya akan membawa malapetaka. Pemerintah perlu mengevaluasi secara serius tata ruang kita agar mampu menampung kebutuhan pembangunan tanpa mengorbankan keselamatan warga,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Aris mendorong pemerintah untuk mengkaji ulang Peraturan Daerah (Perda) Kota Samarinda Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah 2023–2042. Ia menilai revisi sangat diperlukan agar kebijakan tata ruang dapat berpihak pada masyarakat dan lingkungan.

Baca Juga:  Wagub Kaltim Dorong Perubahan Perda BUMD Untuk Tingkatkan PAD Dan Dukung Ekonomi Daerah

Selain itu, ia mengusulkan penataan ulang wilayah yang dibangun di bantaran sungai, termasuk penerapan aturan yang lebih ketat dan kemungkinan pembebasan lahan untuk mencegah hambatan aliran air.

Tak kalah penting, Aris menyoroti kondisi drainase kota yang dinilainya sudah tak mampu menampung curah hujan tinggi. Banyak saluran air yang tersumbat atau tidak memadai, menyebabkan banjir cepat meluas ke berbagai kawasan.

“Perbaikan drainase adalah langkah darurat yang tak bisa ditunda. Infrastruktur yang kuat akan menyelamatkan nyawa dan meminimalkan kerugian,” tambahnya.

Di tengah bencana ini, Aris juga mengajak seluruh warga untuk ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Ia menekankan pentingnya tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air.

Baca Juga:  Komitmen Tanpa Kompromi, Syafruddin Dorong Keadilan Energi Hingga Wilayah Terpencil

Mengakhiri isak pilu, Aris kembali mengingatkan orang tua untuk menjaga anak-anak mereka dengan ketat. Genangan air yang deras bukan tempat bermain, tetapi ancaman nyata yang bisa membahayakan jiwa.

“Anak-anak sering kali tidak menyadari bahaya yang mengintai di balik air yang tampak tenang. Saya mohon, para orang tua untuk selalu mengawasi dan memastikan anak-anak berada dalam lingkungan yang aman,” pungkasnya dengan penuh harapan.

Musibah banjir kali ini menjadi cermin bahwa sudah saatnya semua pihak pemerintah, masyarakat, dan pemangku kebijakan bersatu untuk membenahi kota. Karena keselamatan warga adalah tanggung jawab bersama, dan masa depan Samarinda tidak bisa terus digenangi air mata.

 

(Zul)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla
Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam
DPRD Samarinda Desak PLN Buka Penyebab Pemadaman dan Target Perbaikan
Kalah Judi Online, Karyawan di Samarinda Bawa Kabur Mobil Operasional
Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Profesionalisme, Disiplin, dan Integritas Petugas
Kabut Asap Samarinda Masih Bertahan, BMKG Prediksi Berawan hingga 8 Oktober
Parkir Berlangganan Tak Wajib, DPRD Samarinda Minta Layanan Diperjelas
Pemkab Kukar dan Pemkot Samarinda Satukan Langkah Tangani Persoalan Aliran Air Loa Janan Ulu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:44 WITA

Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:08 WITA

DPRD Samarinda Desak PLN Buka Penyebab Pemadaman dan Target Perbaikan

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:46 WITA

Kalah Judi Online, Karyawan di Samarinda Bawa Kabur Mobil Operasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Profesionalisme, Disiplin, dan Integritas Petugas

Berita Terbaru