Wakil Bupati PPU Tinjau Langsung Lokasi Tenggelamnya KMP Muchlisa

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025 - 21:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, saat meninjau langsung lokasi tenggelamnya KMP Muchlisa.

Foto: Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, saat meninjau langsung lokasi tenggelamnya KMP Muchlisa.

Lintasjejaring.com, Penajam — Insiden tenggelamnya kapal feri KMP Muchlisa yang melayani rute Balikpapan–Penajam mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, turun langsung ke lokasi kejadian pada Senin, (5/5/2025) untuk memastikan proses evakuasi berjalan optimal.

Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, serta otoritas pelabuhan masih terus melakukan pencarian dan penyelamatan di sekitar titik tenggelamnya kapal.

“Kami sangat prihatin dengan musibah ini. Saya meminta seluruh unsur terkait untuk bekerja cepat dan maksimal agar korban segera ditemukan dan diselamatkan,” kata Waris.

Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Balikpapan, Dody Setiawan, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan tenggelamnya kapal.

“Begitu informasi masuk, kami langsung koordinasi dan mengirim tim penyelamat menggunakan RBB serta kapal KN SAR Wisanggeni 236 ke lokasi,” jelas Dody.

Baca Juga:  KPC Belum Cair, Wabup PPU Minta Titik Kendala Segera Ditelusuri

KMP Muchlisa diketahui berangkat dari Pelabuhan Karingau, Balikpapan sekitar pukul 14.00 WITA. Kapal semestinya tiba di Penajam satu jam kemudian.

Namun, saat melakukan manuver sandar, kapal mengalami gangguan pada sistem penggerak.

“Mesin sebelah kiri tidak bergerak. Setelah diperiksa kru, ternyata poros baling-baling patah,” ungkap Dody.

Akibat gangguan tersebut, kapal kehilangan kendali dan akhirnya tenggelam setelah mengalami kebocoran.

Baca Juga:  Safari Ramadan Bupati PPU di Sidorejo, Warga Sambut Antusias

Sebagai langkah tanggap, Pemkab PPU telah mendirikan posko darurat di Pelabuhan Penajam untuk mendampingi keluarga penumpang.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional kapal penyeberangan.

Pemerintah berharap musibah ini menjadi momentum perbaikan menyeluruh di sektor transportasi laut.

Semoga para korban segera ditemukan dalam keadaan selamat dan kejadian serupa tak terulang di masa mendatang. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya
Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya
Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu
Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU
PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD
Sorot Pegawai Yang Sering Bolos, Wabup PPU Dorong Perda Ketertiban
Layanan Adminduk Mulai Mendekat ke IKN, Disdukcapil PPU Siapkan Perluasan untuk Warga Sepaku
PPU Siapkan Tenaga Lokal, Bandara Nusantara Diharapkan Jadi Pintu Ekonomi Baru

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:30 WITA

PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD

Berita Terbaru