Wakil Bupati Tegaskan Pasar Nenang Harus Tertib dan Adil

- Redaksi

Senin, 21 April 2025 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Bupati PPU meninjau kondisi pasar tradisional dan berdiskusi soal penataan kios.

Foto: Wakil Bupati PPU meninjau kondisi pasar tradisional dan berdiskusi soal penataan kios.

Lintasjejaring.com, Penajam – Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Waris Muin, melakukan kunjungan ke pasar tradisional Kelurahan Nenang pada Senin, (21/4/2025).

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya pengelolaan pasar yang rapi, bersih, dan adil bagi seluruh pedagang.

Didampingi sejumlah pejabat terkait, Abdul Waris berinteraksi langsung dengan para pedagang, mendengar aspirasi serta keluhan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang pedagang mengungkapkan sudah bertahun-tahun menempati kios tanpa pernah mengalami pungutan liar.

Baca Juga:  RSUD Ratu Aji Putri Botung Resmi Gunakan Tanda Tangan Elektronik untuk Rekam Medis

Wakil Bupati menanggapi soal kenaikan tarif sewa kios dari Rp45 ribu menjadi Rp60 ribu per bulan dengan menyatakan bahwa kenaikan tersebut masih wajar.

Ia menambahkan bahwa pemerintah juga telah memberikan dukungan berupa fasilitas senilai sekitar Rp15 ribu per kios.

Abdul Waris juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban pasar demi kenyamanan pembeli dan pedagang.

“Pasar yang bersih dan tertata akan menarik minat pengunjung, sehingga berdampak positif bagi para pedagang,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkab PPU Sebut Pasar petung Akan Dialihkan Menjadi 'Plat Merah'

Pemerintah daerah juga akan menertibkan kios yang tidak aktif.

Kios yang lama tidak dipakai, khususnya oleh pedagang dari luar daerah seperti Balikpapan, akan dibongkar dan dialihkan kepada warga Penajam yang membutuhkan.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal agar bisa berjualan dan merasakan manfaat pasar ini. Jangan sampai fasilitas ini hanya dinikmati oleh orang luar yang tidak berkontribusi bagi daerah,” tegas Abdul Waris.

Ia pun memastikan seluruh pedagang merasa aman dan dilindungi.

Baca Juga:  Disiplin ASN PPU Jadi Fokus Utama Lewat Sidak Rutin Wabup

Apabila ada ketidakadilan atau penyalahgunaan wewenang oleh petugas pasar, masyarakat dipersilakan melapor langsung kepadanya.

Sebagai penutup, Wakil Bupati menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus menata pasar tradisional agar lebih tertib, teratur, dan memberikan manfaat optimal bagi warga Penajam.

“Pasar ini milik rakyat, harus dikelola demi kepentingan rakyat. Kita ingin semuanya senang, terutama warga kita sendiri,” pungkas Abdul Waris. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya
Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya
Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu
Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU
PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD
Sorot Pegawai Yang Sering Bolos, Wabup PPU Dorong Perda Ketertiban
Layanan Adminduk Mulai Mendekat ke IKN, Disdukcapil PPU Siapkan Perluasan untuk Warga Sepaku
PPU Siapkan Tenaga Lokal, Bandara Nusantara Diharapkan Jadi Pintu Ekonomi Baru

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:30 WITA

PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD

Berita Terbaru