Wabup PPU Tinjau Lokasi Banjir, Ingatkan Pengembang Soal Amdal

- Redaksi

Selasa, 18 Maret 2025 - 19:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup PPU Tinjau Lokasi Banjir, Ingatkan Pengembang Soal Amdal

Wabup PPU Tinjau Lokasi Banjir, Ingatkan Pengembang Soal Amdal

Lintasjejaring.com, Penajam – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, melakukan inspeksi langsung ke beberapa titik banjir yang terjadi beberapa hari terakhir di kilometer 02, Kelurahan Penajam, Senin, (17/3/2025).

Turut mendampingi dalam peninjauan ini adalah Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten PPU, Muhammad Ali, Kepala Dinas Perijinan Nurlaila, serta pejabat terkait lainnya.

Dalam kunjungannya, Waris Muin menyoroti pembangunan perumahan yang berkembang pesat di kawasan tersebut.

Ia mengungkapkan kekhawatirannya karena beberapa proyek perumahan tersebut diduga belum melengkapi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), yang diduga berkontribusi pada terjadinya banjir di pemukiman warga sekitar.

“Pengembangan perumahan sah-sah saja, tapi harus memperhatikan lingkungan sekitar. Saya melihat banyak perumahan sudah berdiri, tapi Amdalnya belum ada. Ini harus menjadi perhatian serius bagi para pengembang,” tegasnya usai mendengarkan keluhan warga.

Dalam peninjauan lapangan, Wakil Bupati juga menemukan sejumlah saluran air atau selokan tertutup akibat proyek pembangunan yang terbengkalai, sehingga menghambat aliran air dan memicu genangan.

Baca Juga:  Pemkab PPU salurkan Zakat kepada 580 Mustahik, Harap Tingkatkan Kesejahteraan

Waris Muin menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap pengembang yang mengabaikan tata kelola lingkungan.

“Menurut warga, selama puluhan tahun wilayah ini tidak pernah mengalami banjir. Baru setelah banyak pembangunan perumahan terjadi masalah ini,” ujarnya.

Ia juga meminta warga untuk aktif melaporkan jika ada pengembang atau pengusaha yang tidak menjalankan kewajibannya menjaga lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Bupati PPU Hadiri Sarasehan Kebangsaan Bahas Tantangan Geopolitik

“Kami akan terus memantau dan mengawasi agar pengusaha mematuhi aturan yang ada. Jangan sampai masyarakat menjadi korban akibat kelalaian ini,” pungkas Wakil Bupati.

Dengan pengawasan yang ketat dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan pembangunan di Kabupaten PPU dapat berjalan seimbang tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan kenyamanan warga sekitar. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya
Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya
Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu
Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU
PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD
Sorot Pegawai Yang Sering Bolos, Wabup PPU Dorong Perda Ketertiban
Layanan Adminduk Mulai Mendekat ke IKN, Disdukcapil PPU Siapkan Perluasan untuk Warga Sepaku
PPU Siapkan Tenaga Lokal, Bandara Nusantara Diharapkan Jadi Pintu Ekonomi Baru

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:30 WITA

PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD

Berita Terbaru