Libur Sekolah Selama Sebulan Di Ramadhan 2025? Berikut Penjelasan Kemenag

- Redaksi

Minggu, 5 Januari 2025 - 13:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Nasaruddin Umar, Menteri Agama

Foto : Nasaruddin Umar, Menteri Agama

LINTASJEJARING.COM, JAKARTA – Rancangan libur sekolah selama satu bulan pada waktu bulan Ramadhan 2025, menjadi topik pembicaraan yang hangat diperbincangkan. Gagasan ini kembali muncul setelah kemunculan pertamanya pada era kepemimpinan Presiden Keempat RI (Republik Indonesia) Abdurahman Wahid (Gus Dur), ketika para siswa diberikan kesempatan libur dalam kurun waktu sebulan penuh selama pelaksanaan puasa.

Muhammad Syafi’i selaku Wakil Menteri Agama (Wamenag) menyampaikan bahwa wacana ini memang telah muncul di topik pembicaraan pemerintah. Walaupun demikian, Syafi’i juga menegaskan bahwa pembahasan lebih lanjut mengenai kebijakan tersebut belum dilakukan secara resmi di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

“Sudah ada wacana (libur selama puasa), tapi kami belum membahasnya secara rinci,” ungkap Syafi’i kepada media, Senin (30/12/2024).

Nasruddin Umar selaku Menteri Agama juga menyampaikan bahwa terkait libur selama bulan Ramadhan telah menjadi tradisi di beberapa lembaga pendidikan yang berbasis agama, seperti Madrasah dan Pondok Pesantren (Ponpes), akan tetapi, untuk sekolah umum, kebijakan tersebut masih dalam tahap pertimbangan.

“Di pondok pesantren, tradisi libur sudah berjalan. Kami sedang memikirkan kebijakan serupa untuk sekolah-sekolah umum dan madrasah,” ujar Nasaruddin.

Menurutnya, libur selama bulan Ramadhan dapat memberikan ruang bagi para siswa untuk dapat lebih mendalami spiritualitas dan esensi dari bulan suci Ramadhan, namun diperlukannya pertimbangan yang matang pada dampak terhadap sistem pendidikan secara keseluruhan.

Anwar Abbas, selaku Pengamat Sosial dan Keagamaan dengan tangan terbuka menyambut baik kebijakan ini. Ia menilai, bahwa dengan libur selama bulan Ramadhan dapat membantu para siswa untuk dapat memahami dan menghormati nilai – nilai spiritual di bulan suci.

Baca Juga:  Serah Terimah Bantuan Laptop dan Printer Dispora Kaltim di Kutim Sempat Terjadi Kendala

“Ramadhan adalah bulan suci yang harus dihormati. Memberikan libur selama bulan puasa bisa menjadi langkah positif agar anak-anak lebih fokus pada ibadah dan spiritualitas,” kata Anwar, Kamis (2/1/2025).

Walaupun, ia juga menyampaikan agar pembelajaran tetap dilakukan secara daring, sehingga siswa tetap mendapatkan pendidikan tanpa harus ke sekolah.

Meski mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, kebijakan libur Ramadhan ini belum ditetapkan secara resmi. Kemenag memastikan bahwa pembahasan lebih lanjut akan dilakukan untuk menyesuaikan kebijakan dengan kebutuhan pendidikan dan masyarakat.

Baca Juga:  Dispora Kukar Buka Peluang Kota Bangun Jadi Tuan Rumah Kejurkab Bulu Tangkis

Meskipun mendapat sambutan yang positif dari berbagai pihak, kebijakan libur Ramadhan ini belum juga ditetapkan secara resmi dan masih berada dalam tahap pembahasan. Kemenag akan memastikan bahwa pembahasan lebih lanjut akan terus dilakukan untuk dapat menyesuaikan kebijakan dengan kebutuhan pendidikan dan masyarakat.

“Mohon bersabar. Kami sedang merumuskan kebijakan ini dengan seksama agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi siswa dan masyarakat,” kata Nasaruddin.

Keputusan akhir mengenai wacana libur sekolah selama Ramadhan 2025 diharapkan akan diumumkan dalam waktu dekat. Jika disetujui, kebijakan ini akan menjadi langkah bersejarah yang menghidupkan kembali tradisi lama dalam dunia pendidikan indonesia.

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres Prabowo, Tegaskan  Tetap ‘Radical Break’
Kursi 2 RI Di Gugat, Administrasi Gibran Jadi Persoalan Di Meja MK
Usai Di Telpon Prabowo, Nahkoda Menkeu Di Gantikan Suahasil Nazara
Teguh Santosa: BRICS New Delhi Uji Arah Baru Politik Luar Negeri Indonesia
Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres Prabowo, Tegaskan  Tetap ‘Radical Break’

Rabu, 23 September 2026 - 17:13 WITA

Kursi 2 RI Di Gugat, Administrasi Gibran Jadi Persoalan Di Meja MK

Berita Terbaru