Pemilik Lahan Pasar Harapan Baru Desak BPKAD Samarinda Segera Lunasi Pembayaran

- Redaksi

Rabu, 11 Desember 2024 - 15:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Syahrul, salah satu pemilik lahan.

Foto: Syahrul, salah satu pemilik lahan.

Lintasjejaring.com, Samarinda – Para pemilik lahan di kawasan pembangunan Pasar Rakyat Harapan Baru resah karena pembayaran tahap kedua oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda belum kunjung terealisasi.

Syahrul, salah satu pemilik lahan seluas 10.299 m² di Jalan Harapan Baru, mengungkapkan bahwa Pemkot melalui BPKAD sebelumnya telah membayar uang muka (DP) pada April 2024 melalui APBD Murni. Berdasarkan kesepakatan, pembayaran tahap kedua seharusnya dilakukan melalui APBD Perubahan sebelum batas waktu pada 11 Desember 2024.

“Kami sudah mendekati tenggat waktu yang disepakati. Namun, saat kami mengajukan pembayaran tahap kedua, BPKAD belum memberikan respon,” ujar Syahrul, Selasa (10/12/2024) kemarin.

Menurut Syahrul, respons yang diberikan berubah. Awalnya, proses berjalan lancar, tetapi saat pengajuan pembayaran tahap kedua dilakukan melalui satu rekening yang disepakati bersama, BPKAD selaku instansi yang menangani pun mulai mengabaikan bahkan menolak pengajuan tersebut tanpa alasan yang jelas

“Kami sudah berkali-kali rapat, tetapi tetap tidak ada kejelasan. Padahal ini kesepakatan resmi yang melibatkan Kepala Aset BPKAD dan pemilik lahan,” tambahnya.

Baca Juga:  Minim Penerangan Jalan, DPRD Berau Desak Pemkab Segera Ambil Tindakan

Syahrul juga menegaskan bahwa keputusan pengadilan sudah mengakui para pemilik sebagai pemilik sah lahan tersebut. Jika pembayaran tahap kedua tidak segera diselesaikan, pihaknya mengancam akan mengambil kembali lahan yang saat ini sudah dibangun untuk pasar.

“Kami meminta kejelasan dari BPKAD Samarinda. Jika tidak ada langkah konkret, kami siap mengambil tindakan hukum lebih lanjut untuk menuntut hak kami,” tutupnya.

Baca Juga:  GP Ansor Tegaskan Program Prabowo Satu Nafas Dengan Nilai Islam

Disisi lain, Plt Walikota Samarinda, H. Rusmadi Wongso telah menginstruksikan BPKAD untuk segera membayar sisa pembayaran yang belum terbayarkan. Hal ini dikutip oleh Syahrul selaku salah satu pemilik lahan.

“Pak Plt Walikota Samarinda juga sudah menginstruksikan untuk dibayar, namun BPKAD masih enggan untuk membayar sisanya,” beber Syahrul.

Tenggat waktu pembayaran telah masuk jatuh tempo ditanggal 11 Desember 2024 dini hari, pembayaran pun belum dilaksanakan oleh BPKAD Kota Samarinda.

(*)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi
Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan
Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau
BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran
MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi
Efisiensi Anggaran Tekan Program KB, DP2KB Samarinda Cari Jalan Agar Pelayanan Tetap Berjalan
731 WBP Lapas Narkotika Samarinda Terima Remisi Kemerdekaan, Tujuh Langsung Bebas
Sembilan Kursi Kepala OPD Kosong, Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Besar Usai Gelombang Pensiun
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WITA

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi

Kamis, 3 September 2026 - 20:12 WITA

Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan

Kamis, 3 September 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:50 WITA

MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA