Dishub Samarinda Diaudit Total, Akar Masalah Dari Tarif Liar Dan Ketidakjelasan Parkir

- Redaksi

Senin, 13 Januari 2025 - 18:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kantor Dinas Perhubungan Kota Samarinda

Foto : Kantor Dinas Perhubungan Kota Samarinda

LINTASJEJARING.COM, Samarinda – Inspektorat Samarinda akan melakukan Audit pada Dinas Perhubungan (Dishub) secara menyeluruh, terutama adalah terkait persoalan parkir yang bermasalah. Hal ini sendiri disampaikan langsung oleh Marnabas Patiroy selaku Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkot (Pemerintah Kota) Samarinda.

Dirinya menyampaikan, bahwa persoalan tentang audit ini merupakan salah satu bagian dari upaya pemerintah untuk dapat meningkatkan transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Kami sudah melaporkan ke Inspektorat agar Dishub Samarinda diperiksa secara menyeluruh. Tim audit sudah disiapkan, dan mereka akan segera bergerak. Kalau tidak Selasa atau Rabu, mereka sudah mulai melakukan pemeriksaan,” ucapnya pada, Senin (13/01/2025).

Ia juga menjelaskan, audit yang akan dilakukan secara mendalam ini, akan mencakup seluruh aspek pengelolaan keuangan Dishub Samarinda. Fokus utama berada pada sektor parkir, mulai dari setoran mingguan, lalu alur dana yang masuk, hingga pada sistem pengelolaan parkir yang diterapkan.

“Audit ini akan mencakup periode setahun penuh, dari Januari hingga Desember 2024. Tidak bisa hanya memeriksa sebagian data saja, karena hasilnya tidak akan maksimal,” ucapnya.

Baca Juga:  ‎Edukasi Publik Di Era Digital, Hamdiah Harapkan Media Lokal Perkuat Peran

Selain itu, terdapat banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan tentang ketidakjelasan pengelolaan parkir yang ada, mulai dari tarif liar hingga terdapat kurangnya transparansi dalam pendapatan. Besar harapan agar audit ini dapat memberikan gambaran yang jelas serta dapat menyelesaikan permasalah tersebut.

“Kami ingin ini berjalan cepat tetapi tetap cermat, sehingga hasil audit benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026

Selama ini pada sektor parkir di Kota Samarinda, dianggap sebagai salah satu potensi PAD (Pendapatan Anggaran Daerah) yang besar akan tetapi, belum dapat terhadap dengan optimal. Oleh karena itu, perlu diadakannya audit agar kedepannya dapat lebih mengoptimalkan sektor parkir sebagai PAD Samarinda.

“Kami berharap audit ini tidak hanya memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi saat ini, tetapi juga menjadi dasar untuk perbaikan di masa mendatang,” tuturnya.

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan
DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD
Teras Samarinda II Disiapkan untuk UMKM, DPRD Ingatkan Risiko Kemacetan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan

Berita Terbaru