Atlet Silat Kaltim Terapkan Program Diet Sebelum Berlaga di Pra Popnas

- Redaksi

Rabu, 13 November 2024 - 17:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Muhammad Arya Duta Salempurna Pelatih Silat Pra Popnas Kaltim

Foto : Muhammad Arya Duta Salempurna Pelatih Silat Pra Popnas Kaltim

LINTASJEJARING.COM, SAMARINDA – Atlet pencak silat Kalimantan Timur terus memantapkan persiapan mereka menjelang Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra Popnas).

Pelatih Pencak Silat, Muhammad Arya Duta Sempurna, menyampaikan bahwa para atlet saat ini telah mencapai kesiapan hampir 100 persen dan hanya menunggu waktu keberangkatan dalam dua minggu mendatang.

“Alhamdulillah, hingga saat ini persiapan anak-anak sudah bisa dibilang matang, mungkin hampir 100 persen. Persiapan keberangkatan kurang lebih tinggal dua minggu lagi, insya Allah persiapan sudah mencapai 100 persen,” kata Arya.

Salah satu fokus utama menjelang keberangkatan adalah menjaga berat badan atlet sesuai kelas yang mereka ikuti. Arya menjelaskan bahwa pengaturan pola makan menjadi penting agar atlet tetap berada pada batas berat badan ideal untuk kategori masing-masing.

“Kendalanya sekarang sudah tidak ada, tinggal menjaga berat badan saja. Anak-anak hanya perlu mengatur pola makan mereka lagi,” ungkapnya.

Menurut Arya, setiap kelas memiliki ketentuan berat badan yang berbeda.

“Untuk berat badan tergantung kelasnya, misalnya, kelas A dari 39 sampai 43 kilogram, kelas B 43 sampai 47 kilogram. Saat ini, mungkin ada yang masih harus menurunkan setengah kilogram,” tambah Arya.

Baca Juga:  Akomodasi Tuntutan Honorer Kaltim, ICMI Muda Kaltim Apresiasi Upaya Pemprov Kaltim

Dispora Kaltim menerapkan program diet khusus bagi atlet yang perlu menyesuaikan berat badan. Atlet yang biasanya makan malam dalam porsi besar kini diarahkan untuk mengurangi asupan dan menggantinya dengan lebih banyak buah di malam hari.

“Mereka yang biasanya makan malam banyak sekarang dikurangi, lebih diarahkan makan pagi, siang dikontrol, dan malam lebih banyak makan buah. Latihan juga ditambah di siang hari untuk mereka yang perlu menurunkan berat badan agar cepat masuk,” jelas Arya.

Baca Juga:  Dispora Kaltim Upayakan Pengembangan Atlet Sepak Bola Sejak Usia Dini

Di antara para atlet, beberapa menunjukkan performa yang sangat baik dan berpotensi besar untuk meraih prestasi. Arya menyebutkan bahwa atlet putri yang baru saja mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) berhasil meraih dua medali emas dan satu perak. Sementara itu, di kategori putra, seorang atlet juga meraih emas di Kejurnas Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP). (ADV)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
JATAM Kaltim Dan Warga Rantau Layang, Laporkan Tambang Emas Ilegal Ke Polres Dan DLH Kab. Pser
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari
MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama
Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta
Tak Sekadar Seremoni, Diskusi Kartini Di Kukar Ungkap Ketimpangan Perempuan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Senin, 14 September 2026 - 13:01 WITA

JATAM Kaltim Dan Warga Rantau Layang, Laporkan Tambang Emas Ilegal Ke Polres Dan DLH Kab. Pser

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:08 WITA

MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru