Abdul Waris Harapkan Penindakan Tegas Terhadap Illegal Fishing Di Berau, Sebut Praktik Ilegal Rugikan Nelayan Lokal

- Redaksi

Minggu, 20 Oktober 2024 - 16:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Abdul Waris, Anggota DPRD Berau

Foto : Abdul Waris, Anggota DPRD Berau

LINTASJEJARING.COM, Berau – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Abdul Waris, harapkan pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah tegas dalam menindak praktik illegal fishing yang masih marak terjadi di wilayah perairan Berau.

Menurutnya, kegiatan penangkapan ikan secara ilegal ini tidak hanya mengancam kelestarian sumber daya laut, tetapi juga berdampak langsung pada perekonomian masyarakat, khususnya para nelayan lokal yang bergantung pada hasil tangkapan ikan secara sah dan berkelanjutan.

Abdul Waris menegaskan bahwa tindakan ilegal ini telah menimbulkan keresahan bagi nelayan lokal Berau. Mereka tidak hanya kehilangan potensi pendapatan, tetapi juga dihadapkan pada penurunan kualitas dan jumlah ikan yang dapat ditangkap karena memungkinkan rusaknya ekosistem laut akibat praktik illegal fishing.

“Praktik illegal fishing di perairan Berau tidak boleh dibiarkan begitu saja. Pemerintah daerah harus bertindak tegas terhadap pelaku-pelaku yang merusak ekosistem laut kita. Ini tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga sangat merugikan nelayan lokal yang berjuang mencari nafkah,” ujar Abdul Waris.

Foto : Istimewa

Lebih lanjut, Abdul Waris menjelaskan bahwa praktik illegal fishing yang sering melibatkan penggunaan alat tangkap yang merusak, seperti bom ikan atau jaring pukat harimau, telah menyebabkan penurunan populasi ikan dan kerusakan terumbu karang di wilayah perairan Berau.

Baca Juga:  Kurangi Ketergantungan Pada Tambang, DPRD Berau Dorong Optimalisasi Perikanan Dan Pertanian

Kondisi ini menurutnya, membuat nelayan lokal yang menggunakan alat tangkap tradisional mengalami kesulitan mendapatkan hasil tangkapan yang layak. Padahal, sebagian besar nelayan di Berau sangat bergantung pada keberlanjutan sumber daya laut untuk mendukung perekonomian keluarga mereka.

“Jika masalah ini tidak segera ditangani, tidak hanya nelayan yang akan merugi, tetapi seluruh ekosistem perikanan di Berau bisa terancam punah. Pemerintah harus lebih serius dalam memberantas praktik ilegal ini, dengan melibatkan berbagai pihak termasuk aparat penegak hukum dan dinas terkait,” tegas politisi Demokrat tersebut.

Baca Juga:  Berau Capai Angka Inflasi 3,34 Persen, Oktavia Desak Pemkab Ambil Tindakan

Abdul Waris juga mengusulkan pemerintah daerah, khususnya Dinas Perikanan (Diskan) Berau, memperketat pengawasan di perairan Berau dan sekitarnya. Menurutnya, pengawasan yang ketat dan berkelanjutan adalah salah satu kunci penting dalam mencegah praktik illegal fishing.

“Pengawasan yang konsisten dan efektif harus dilakukan, terutama di daerah-daerah yang rawan terjadi illegal fishing. Ini bukan hanya soal menindak pelaku, tapi juga soal menjaga kelestarian sumber daya alam kita untuk masa depan,” tandasnya.

(Sean/ADV/DPRD Berau)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abdul Waris Desak Perbaikan Sistem Distribusi : Rakyat Jangan Jadi Korban Harga Mahal
Sumadi Tolak Wacana Pengurangan Kuota Haji, Minta Pemerintah Pusat Perjuangkan Penambahan
DPRD Berau Tegaskan Komitmen Awasi APBD, Meski Kewenangan Terbatas
Sekolah Rakyat Segera Hadir Di Berau, DPRD Sambut Baik Langkah Pemerataan Pendidikan
Saga Dorong Pendataan Wisatawan Berbasis Satu Pintu
Ahmad Rifai Dorong Event Ekonomi Kreatif Digelar Masif, Ajak Pihak Ketiga Berkontribusi
Abdul Waris Minta Perbaikan PJU Dipercepat Demi Keamanan Warga
Wakil Ketua DPRD Berau Tekankan Pengelolaan Limbah Dan Layanan BPJS Yang Lebih Baik
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Juni 2025 - 15:02 WITA

Abdul Waris Desak Perbaikan Sistem Distribusi : Rakyat Jangan Jadi Korban Harga Mahal

Minggu, 29 Juni 2025 - 13:40 WITA

Sumadi Tolak Wacana Pengurangan Kuota Haji, Minta Pemerintah Pusat Perjuangkan Penambahan

Minggu, 29 Juni 2025 - 12:40 WITA

DPRD Berau Tegaskan Komitmen Awasi APBD, Meski Kewenangan Terbatas

Minggu, 29 Juni 2025 - 10:05 WITA

Sekolah Rakyat Segera Hadir Di Berau, DPRD Sambut Baik Langkah Pemerataan Pendidikan

Sabtu, 28 Juni 2025 - 13:09 WITA

Saga Dorong Pendataan Wisatawan Berbasis Satu Pintu

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA