Lintasjejaring.com, Kukar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda membantu pelaku UMKM di Kelurahan Salok Api Laut, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengurus sertifikasi halal. Senin (14/09/2026).
Mahasiswa menjalankan pendampingan tersebut sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung pada Rabu (29/07/2026) lalu.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa menjelaskan berbagai persyaratan sertifikasi halal kepada pelaku UMKM. Mereka juga membantu menyiapkan dokumen dan memahami tahapan pengajuan sertifikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program ini berangkat dari potensi UMKM Salok Api Laut yang cukup beragam. Produk olahan warga memiliki peluang untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Namun, sejumlah pelaku usaha masih membutuhkan informasi mengenai legalitas produk. Karena itu, mahasiswa KKN Tematik UINSI memberikan pendampingan agar pelaku UMKM lebih memahami proses sertifikasi halal.
Ketua Kelompok KKN Tematik UINSI Samarinda Kelurahan Salok Api Laut, Muhammad Yusuf, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kelurahan Salok Api Laut, dosen pembimbing lapangan (DPL), dan para pelaku UMKM.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemerintah Salok Api Laut dan Ibu Maisyarah selaku DPL kami sekaligus menjadi narasumber untuk pendampingan sertifikasi halal, serta seluruh pelaku UMKM yang telah hadir dan ingin ikut andil dalam kegiatan ini,” ujar Yusuf.
Dorong UMKM Salok Api Laut Berkembang
Sekretaris Kelurahan Salok Api Laut, Septiana Nurmalasari, S.Sos., menyambut baik program pendampingan tersebut.
Menurut Septiana, mahasiswa KKN sebelumnya belum menyentuh sektor UMKM secara langsung. Karena itu, ia menilai program kali ini memberikan manfaat yang berbeda bagi masyarakat.
“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk adik-adik mahasiswa KKN UINSI. Dari KKN yang sebelumnya, belum pernah ada yang menyentuh langsung ke pelaku UMKM. Tentunya ini menjadi program pertama yang menyasar pelaku UMKM,” kata Septiana.
Ia mengatakan kegiatan KKN sebelumnya lebih banyak menggelar kegiatan sosial dan lingkungan. Kali ini, mahasiswa memilih program yang berkaitan langsung dengan penguatan ekonomi masyarakat.
“Biasanya anak KKN program kerjanya lebih ke acara 17-an atau memasang plang nama jalan atau gang. Alhamdulillah, kali ini ada program yang menyentuh langsung perekonomian masyarakat,” sambungnya.
Septiana berharap UMKM Salok Api Laut terus tumbuh. Ia juga ingin produk lokal mampu menjangkau konsumen di luar wilayah kelurahan.
“Tentunya kita ingin perekonomian di Salok Api Laut ini maju dengan adanya UMKM. Semoga produknya bisa maju dan bisa keluar dari Salok Api Laut,” ujarnya.
Menurutnya, pelaku usaha perlu memenuhi berbagai persyaratan untuk memperluas pemasaran. Sertifikasi halal menjadi salah satu aspek penting dalam proses tersebut.
“Tentunya untuk bisa berkembang dan dipasarkan lebih luas harus memenuhi syarat-syarat yang ada, salah satunya sertifikasi halal,” jelas Septiana.
Sertifikasi Halal Tingkatkan Kepercayaan Konsumen

Septiana juga menilai sertifikasi halal dapat memberikan kepastian kepada konsumen. Hal itu penting karena mayoritas masyarakat Salok Api Laut beragama Islam.
“Mungkin dari sertifikasi halal dulu, karena mayoritas dari kita ini kan Muslim, otomatis tidak ada keraguan apabila di produk sudah ada label halal,” tambahnya.
Mahasiswa KKN Tematik UINSI berharap pendampingan ini membantu pelaku UMKM memahami pentingnya legalitas produk. Mereka juga mendorong pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas produk dan pengelolaan usaha.
Selain itu, program tersebut memperkuat kerja sama mahasiswa dengan Pemerintah Kelurahan Salok Api Laut dan masyarakat. DPL turut mendukung pelaksanaan kegiatan melalui pendampingan dan pemberian materi.
Ke depan, pelaku UMKM diharapkan mampu memanfaatkan legalitas produk sebagai salah satu modal untuk memperluas pasar. Produk lokal Salok Api Laut pun memiliki peluang untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Penulis : Sull
Editor : Redaksi









