Menjemput Pengalaman, Membangun Ketelitian Dengan PKL Di DPRD Provinsi Kalimantan Timur

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 22:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Mahasiswa PKL UINSI Kota Samarinda.

Foto : Mahasiswa PKL UINSI Kota Samarinda.

Oleh : Fitri Angreni

Program Kuliah Lapangan (PKL) sering digambarkan sebagai jembatan antara dunia kampus dan dunia kerja. Namun bagi saya, PKL lebih dari itu sebuah ruang pembelajaran nyata yang membawa saya masuk langsung ke dalam dinamika pekerjaan profesional. Melaksanakan PKL di DPRD Provinsi Kalimantan Timur memberi saya kesempatan melihat dari dekat bagaimana lembaga legislatif bekerja, bagaimana administrasi dikelola, dan bagaimana kedisiplinan menjadi budaya kerja yang harus dijaga.

Secara umum, PKL di DPRD bertujuan memperkenalkan mahasiswa pada proses administrasi, pelayanan publik, serta tata kelola penganggaran dan pengawasan yang berlangsung secara sistematis. Penempatan mahasiswa disesuaikan dengan kebutuhan tiap bagian, sehingga kami benar-benar dapat merasakan ritme kerja birokrasi yang penuh prosedur dan menuntut ketelitian.

Baca Juga:  Peran Pemuda Dalam Pembangunan Kota Samarinda

Saya ditempatkan di Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan, sebuah bagian yang berperan penting dalam mendukung kelancaran proses anggaran dan pengawasan DPRD. Bagian ini menangani banyak dokumen pertanggungjawaban serta menjadi penghubung dalam proses administrasi antarbagian. Berada di sini membuat saya menyadari bahwa administrasi yang rapi adalah fondasi utama dalam menjaga tata kelola lembaga pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tugas utama saya adalah menginput SPJ Perjalanan Dinas Tahun 2025. Setiap berkas harus dicek kelengkapannya, mulai dari nota, kwitansi, laporan perjalanan, tiket, hingga dokumen pendukung. Dari pekerjaan ini saya belajar bahwa akurasi bukan hanya sebuah keterampilan, tetapi bentuk tanggung jawab. Selain itu, saya juga bertugas merapikan box arsip SPJ, menata dokumen berdasarkan kategori dan kode agar mudah ditemukan kembali.

Baca Juga:  Rumah Tanpa Kekerasan : Refleksi Mahasiswi PKL Dari Sosialisasi Psikolog Puspaga Di Perumahan Sempaja Residence

Di luar tugas utama, saya juga diberikan kepercayaan untuk membantu pekerjaan lain, seperti melengkapi berkas perjalanan dinas yang kurang misalnya menambahkan dokumentasi pada laporan kegiatan, membuat dan mencetak ulang ceklis kelengkapan perjalanan dinas, mengantar surat atau berkas ke bagian lain, serta menghadiri rapat paripurna bersama staf sebagai bagian dari proses pengenalan terhadap kegiatan kedewanan. Semua tugas ini memberi saya pengalaman yang lebih luas tentang bagaimana administrasi pemerintahan berjalan.

Baca Juga:  MEMBENTUK SARJANA TANGGUH DAN PROFESIONAL MELALUI PENGABDIAN DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SAMARINA

Lingkungan kerja di bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan terasa sangat mendukung. Para staf memberikan arahan dengan sabar, membimbing saya memahami alur dokumen, dan memberi kepercayaan untuk menyelesaikan pekerjaan secara mandiri.

Selama dua bulan PKL, saya benar-benar merasakan perkembangan dalam hal ketelitian, kerapian, manajemen waktu, serta rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan. Pengalaman ini bukan hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi proses pembentukan diri agar lebih siap memasuki dunia kerja.

 

#Note: Semua Isi dan Topik Artikel/Opini yang diterbitkan, merupakan tanggung jawab penulis (pemasang). Terbitan tidak berkaitan /mewakili pandangan Redaksi LINTASJEJARING.COM

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September Membuat Sejarah Kelam Baru? Masih Layakkah Kalimantan Disebut Paru-Paru Dunia?
Maulid Nabi: Adilkah Jika Hanya Mencintai Secara Spiritual?
81 Tahun Indonesia Merdeka: Antara Perdamaian Aceh, Pembangunan SDM, dan Masa Depan Hutan Indonesia
Menata Hati & Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Dalam Majelis Ilmu
Petani Sawit Tak Butuh AI yang Sok Pintar
UMKM Di Tengah Gempuran Digital : Masalah Akses Dan Komunikasi Pemberdayaan Di Kalimantan Timur
IKN Dan Wajah Baru Kalimantan Timur : Siapa Yang Beradaptasi, Siapa Yang Tertinggal?
Dinamika Sosialisasi Beasiswa Gratispol 2026 Tahap 1
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:45 WITA

September Membuat Sejarah Kelam Baru? Masih Layakkah Kalimantan Disebut Paru-Paru Dunia?

Selasa, 15 September 2026 - 16:32 WITA

Maulid Nabi: Adilkah Jika Hanya Mencintai Secara Spiritual?

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:37 WITA

81 Tahun Indonesia Merdeka: Antara Perdamaian Aceh, Pembangunan SDM, dan Masa Depan Hutan Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:19 WITA

Menata Hati & Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Dalam Majelis Ilmu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:49 WITA

Petani Sawit Tak Butuh AI yang Sok Pintar

Berita Terbaru