Soroti Kinerja Sistem Keamanan Gedung, DPRD Samarinda Tagih Hasil Investigasi Kebakaran Big Mall

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025 - 06:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Komisi III, Deni Hakim Anwar

Foto : Ketua Komisi III, Deni Hakim Anwar

Lintasjejaring.com, Samarinda — Insiden kebakaran yang terjadi di Big Mall Samarinda pada 3 Juni 2025 terus menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda. Ketua Komisi III, Deni Hakim Anwar, menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait hasil investigasi penyebab kebakaran.

Diperlukannya tindak lanjut pasca terbakarnya lantai 3 Mall terbesar di Samarinda, Bigmall, sebagai langkah konkret evaluasi serta antisipasi langkah berikutnya guna memastikan keamanan proses perekonomian menengah di Kota Samarinda. Ia mendorong agar temuan dari tim terkait segera disampaikan secara terbuka.

“Kami masih menunggu hasil laporan investigasi. Sampai hari ini belum ada informasi terbaru yang disampaikan kepada kami,” ujar Deni, Selasa (17/6/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti operasional mall yang telah kembali dibuka sebagian, namun belum mendapat kejelasan mengenai sejauh mana area yang dinyatakan aman dan layak untuk dikunjungi masyarakat.

“Kami belum tahu pasti apakah seluruh area sudah dibuka atau hanya sebagian. Informasinya masih simpang siur, dan area yang terdampak kebakaran kabarnya belum sepenuhnya ditangani,” ungkapnya.

Deni menegaskan bahwa pemulihan aktivitas mall pasca-kebakaran harus dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Baca Juga:  SUTT Maloy–Talisayan 90 Persen Rampung, Berau Siap Ucapkan Selamat Tinggal Pemadaman

Ia menilai, aspek keselamatan publik harus menjadi prioritas utama sebelum seluruh area kembali difungsikan.

Baca Juga:  Banjir Dan Krisis Air Bersih Masih Jadi Tantangan Di Samarinda Ulu

Tak hanya itu, ia juga menyoroti lemahnya sistem keamanan bangunan yang terbukti tidak berfungsi saat kejadian.

Menurutnya, alat pemadam kebakaran seperti sprinkler dan hydrant tidak beroperasi sebagaimana mestinya ketika api mulai membesar.

“Sistem pengaman tidak berjalan optimal. Hydrant dan sprinkler tidak aktif sesuai fungsinya. Ini harus menjadi bahan evaluasi serius,” tegas Deni.

Ia menilai kegagalan sistem tersebut sebagai indikasi lemahnya manajemen pengamanan internal dan kelalaian pihak pengelola gedung dalam melakukan pemeliharaan alat keselamatan standar.

“Ini bukan insiden kecil. Jika sistem keamanan gagal berfungsi di fasilitas publik seperti mall, itu jelas sangat membahayakan pengunjung,” katanya.

Lebih lanjut, Deni memastikan bahwa DPRD akan terus memantau proses investigasi, termasuk progres perbaikan dan penguatan sistem keamanan yang dilakukan oleh pihak manajemen mall.

“Kami ingin semua proses transparan. Mall boleh buka kembali, tapi harus ada jaminan keselamatan bagi seluruh pengunjung,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan agar pemulihan pasca-kebakaran tidak sekadar bersifat simbolis. Tanpa pemenuhan standar teknis yang ketat, pembukaan kembali Big Mall dinilai berisiko tinggi.

“Jangan karena terburu-buru ingin operasional kembali normal, aspek keselamatan justru diabaikan. Ini menyangkut nyawa publik,” tutup Deni.

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi
Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan
Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau
BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran
MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi
Efisiensi Anggaran Tekan Program KB, DP2KB Samarinda Cari Jalan Agar Pelayanan Tetap Berjalan
731 WBP Lapas Narkotika Samarinda Terima Remisi Kemerdekaan, Tujuh Langsung Bebas
Sembilan Kursi Kepala OPD Kosong, Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Besar Usai Gelombang Pensiun
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WITA

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi

Kamis, 3 September 2026 - 20:12 WITA

Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan

Kamis, 3 September 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:50 WITA

MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA