Wakil Bupati PPU Hadiri Mubes KKSS dan PSBM di Makassar

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025 - 21:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kebersamaan tokoh dan peserta Mubes XII KKSS dan PSBM XXV, penuh semangat kebersamaan di Makassar.

Foto: Kebersamaan tokoh dan peserta Mubes XII KKSS dan PSBM XXV, penuh semangat kebersamaan di Makassar.

Lintasjejaring.com, Makassar – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, turut hadir dalam Musyawarah Besar (Mubes) XII Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang sekaligus dirangkaikan dengan Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) ke-25.

Acara ini digelar di Hotel Four Points, Makassar, pada Kamis, (10/4/2025).

Abdul Waris hadir bersama Ketua DPRD PPU, Raup Muin, serta Anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Muin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran mereka menambah semarak kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, diikuti para tokoh dan warga perantau asal Sulawesi Selatan dari berbagai daerah.

Di sela acara, Waris menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Mubes KKSS dan PSBM tahun ini.

Ia berharap, ketua umum yang terpilih nanti mampu membawa organisasi ini semakin solid dan sejahtera, sekaligus mempererat jalinan silaturahmi dan nilai-nilai luhur masyarakat Sulawesi Selatan, terutama di tanah rantau.

Baca Juga:  PPU Baru Tetapkan Empat Cagar Budaya, Puluhan ODCB Masih Jalani Kajian

“Seperti seorang nakhoda yang membawa kapal pinisi menembus ombak, butuh kerja keras, keteguhan, dan arah yang jelas untuk sampai tujuan,” ujar Waris penuh harap.

Dari laporan tim Prokopim PPU yang turut mendampingi, sejak pagi hari ballroom tempat berlangsungnya acara telah dipadati peserta dan tamu undangan.

Tidak hanya tokoh daerah, sejumlah pejabat nasional juga turut hadir, seperti Menteri Agama Prof. KH Nasaruddin Umar dan Menteri Pertanian H. Andi Amran Sulaiman, yang keduanya merupakan putra asli Sulsel.

Wakil Menteri P2MI Zulfikar Ahmad Tawalla juga terlihat hadir, bersama Dewan Penasehat KKSS Aksa Mahmud yang menjadi pusat perhatian para hadirin.

Baca Juga:  Kelola Sampah dengan Controlled Landfill, PPU Siapkan TPST Skala Besar

Menariknya, tahun ini Mubes dan PSBM digelar bersamaan untuk pertama kalinya.

Ketua Panitia, Sri Asri Wulandari, menyebut tema yang diusung adalah “Aktualisasi Nilai-Nilai Siri’ na Pacce dalam Merawat Harmoni dan Meningkatkan Ekonomi Bangsa.”

Tiga nama kuat disebut-sebut bakal maju dalam pemilihan Ketua Umum KKSS, yaitu Andi Idhanursanty, M Yasin Azis, dan Andi Amran Sulaiman.

Dalam sambutannya, Amran menegaskan pentingnya Indonesia menjadi lumbung pangan dunia, serta komitmennya membangun SDM KKSS melalui sektor pendidikan.

Dengan logat Bugis yang khas, Amran juga membagikan kisah perjuangannya dari masa kecil hingga menjabat sebagai Menteri.

Baca Juga:  Wakil Bupati PPU Sidak ASN dan THL, Tegaskan Pentingnya Disiplin

Pesannya tentang kebersamaan dan tekad kuat menjadi inspirasi bagi para hadirin.

Sementara itu, Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar mengutip falsafah Bugis-Makassar “Sip’atuo sipatokong, pada idi pada elo, malempu na riparennuang” — yang menegaskan pentingnya persaudaraan dan kejujuran.

Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa semangat siri’ na pacce masih hidup dalam diri warga Sulsel, di manapun mereka berada.

Kehadiran para tokoh nasional hingga perwakilan daerah menjadi simbol kuatnya solidaritas dan optimisme dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Semoga kekuatan nilai, kekeluargaan, dan kerja keras warga KKSS terus menjadi inspirasi dalam membangun negeri, dari Makassar hingga ke pelosok Nusantara. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat
Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan
Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan
Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU
Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan
Dinkes PPU Atur Pemusnahan Obat Kedaluwarsa, Cegah Penyalahgunaan dan Pencemaran
BPBD PPU Terima Rp175 Juta, Tagihan Operasional Karhutla Jadi Prioritas
Dexlite Rp25.700 per Liter, DLH PPU Pangkas Armada Truk Sampah demi Efisiensi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WITA

Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:54 WITA

Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan

Berita Terbaru