Program Oplah Mulai Masuk Kota, DPRD Samarinda Siap Kawal Pelaksanaan

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 17:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan

Foto: Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan

Lintasjejaring.com, Samarinda-Dalam upaya mendorong kemandirian pangan nasional, Program Optimalisasi Lahan (Oplah) kini mulai diperluas ke kawasan perkotaan, termasuk Kota Samarinda. Meski demikian, sejumlah tantangan masih menghadang pelaksanaan program ini di wilayah kota.

Dukungan terhadap program tersebut disampaikan oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda. Mereka menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Oplah agar berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah aktif mengikuti berbagai agenda sosialisasi dan pertemuan teknis bersama Kementerian Pertanian guna memahami mekanisme pelaksanaan program di lapangan.

“Komisi II DPRD Samarinda telah mengikuti beberapa pertemuan teknis daring dengan kementerian terkait dan siap mendukung penuh pelaksanaan program ini,” ujarnya. (15/05/2025).

Sebagai informasi, Program Oplah sebelumnya lebih difokuskan pada wilayah pertanian besar seperti Penajam Paser Utara dan Paser. Namun kini, Kota Samarinda ikut dilibatkan sebagai bagian dari strategi nasional untuk mencapai swasembada pangan berkelanjutan.

Viktor menyebutkan bahwa saat ini program masih berada pada tahap sosialisasi dan pengenalan teknis. DPRD Samarinda, khususnya Komisi II, masih menunggu arahan lanjutan dari pemerintah pusat mengenai penetapan lokasi awal pelaksanaan di kota.

“Data luas lahan masih dalam proses, namun beberapa lokasi di Kelurahan Makroman dan Lempake telah diidentifikasi memiliki potensi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Viktor menilai bahwa keterbatasan lahan pertanian di kota besar seperti Samarinda menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, kehadiran Oplah bisa menjadi solusi strategis untuk menghidupkan kembali sektor pertanian yang selama ini terpinggirkan oleh pembangunan perkotaan.

“Kunci keberhasilan program ini tidak hanya pada eksekusi teknis di lapangan, tapi juga terletak pada kemitraan yang solid antara pemerintah pusat dan daerah,” tegasnya.

Menurutnya, tanpa sinergi dan kerja sama yang konkret antar pihak, target besar menuju swasembada pangan akan sulit tercapai.

“Kalau mau hasil yang maksimal, sinergi antara pusat dan daerah tidak bisa ditawar. Program sebesar ini harus disiapkan secara matang dan melibatkan semua pihak,” tandas Viktor.

(Gil/ADV DPRD Samarinda)

Baca Juga:  Koordinasi Lemah, DPRD Samarinda Soroti Proyek Infrastruktur yang Saling Bertabrakan
Baca Juga:  Sinergi Dispora Kaltim dan KORMI, Perkenalkan Olahraga Tradisonal Kepada Generasi Muda

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan
DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD
Teras Samarinda II Disiapkan untuk UMKM, DPRD Ingatkan Risiko Kemacetan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WITA

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Berita Terbaru