Lintasjejaring.com, Penajam – Gangguan listrik yang kerap terjadi di Desa Karang Jinawi, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), memicu keluhan warga.
Pasalnya, gardu listrik yang ada saat ini melayani dua desa sekaligus, yaitu Karang Jinawi dan Sukaraja, dan sering mengalami gangguan teknis.
Akibatnya, ketika terjadi kerusakan, dua desa tersebut mengalami pemadaman listrik secara total dan berlangsung cukup lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga pun mendesak agar dibangun gardu listrik baru yang khusus melayani Karang Jinawi demi menjamin pasokan listrik yang lebih stabil.
“Kalau ada gangguan di gardu, dua desa langsung padam semua. Warga ingin gardu tersendiri agar tidak terus-menerus terdampak,” ungkap Wawandriono, salah satu warga setempat.
Menanggapi hal ini, Anggota Komisi I DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani, meminta pemerintah desa bersikap aktif.
Ia menyarankan agar keluhan disampaikan melalui jalur resmi dengan mengajukan surat kepada PLN melalui kepala desa.
“Harus ada surat resmi dari desa ke PLN dulu. Surat tanda terima itu nanti jadi pegangan kami untuk membawa persoalan ini ke rapat dengan PLN,” ujar Bijak, Senin, (24/3/2025).
Menurutnya, DPRD siap membantu mengadvokasi permasalahan ini dalam pertemuan dengan PLN, asalkan prosedur administrasinya dipenuhi.
Ia menegaskan bahwa meskipun PLN merupakan institusi vertikal, aspirasi masyarakat tetap bisa diperjuangkan jika ada dasar yang kuat.
“Kami akan bantu fasilitasi, tapi proses formal tetap perlu dilakukan. Harus ada komunikasi resmi antara desa dan PLN dulu,” tambahnya.
Langkah sinergis antara warga, pemerintah desa, dan DPRD ini diharapkan mampu mempercepat solusi atas gangguan kelistrikan yang terjadi.
Dengan komunikasi yang baik dan proses yang benar, harapan akan listrik yang stabil dan andal bagi masyarakat Karang Jinawi bukanlah hal yang mustahil. (Adv)









