Gerakan Dedolarisasi Dollar AS Makin Menguat, 126 Negara Akan Hadiri KTT BRICS

- Redaksi

Kamis, 29 Agustus 2024 - 16:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

LINTASJEJARING.COM, Jakarta – 126 negara akan hadir dalam Konferensi Tingkat Menteri BRICS, ketertarikan untuk bergabung dengan blok BRICS dan sesegera mungkin meninggalkan dollar AS ditunjukkan oleh semua pihak yang hadir.

Adapun, antrean untuk bergabung dengan BRICS semakin memanjang karena negara – negara berkembang menunjukkan ketertarikan mereka untuk bergabung dengan aliansi ini.

Negara – negara berkembang ingin mengakhiri ketergantungan negara mereka pada dollar AS sehingga, dapat mempromosikan mata uang lokal negara masing – masing guna meningkatkan perdagangan negara mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum Kota Internasional (IMF) ke VI negara – negara BRICS akan berlangsung di Moskow pada tanggal 27 hingga 28 Agustus. Sebagian besar negara – negara berkembang yang berasal dari Asia, Afrika, Amerika Selatan dan Eropa Timur juga memiliki ketertarikan yang sama untuk bergabung dengan blok ini.

Ambisi besar pun ditunjukkan oleh negara – negara tersebut untuk memperkuat mata uang lokal dan mengurangi serta berhenti akan ketergantungan pada dollar AS untuk perdangangan.

Baca Juga:  Emban Amanah Baru, Yusrul Hana Prioritaskan pengentasan Kemiskinan Ekstrim

Pertemuan besar tersebut juga akan mencakup pembahasan pada 13 bidang pekerjaan, beberapa diantaranya adalah, kerjasama kota internasional, ekonomi, teknologi digital, industri, energi, infrastruktur perkotaan, transportasi, ekologi, kesehatan, pendidikan, ilmu pengetahuan, budaya, olahraga dan pariwisata.

Pada acara kali ini juga ikut mencakup 70 acara bisnis dan pameran yang berskala besar, yang akan menampilkan pameran internasional tahunan digitech+. Untuk saat ini sendiri, telah ada 26 negara yang telah resmi mengirimkan aplikasi mereka untuk turut bergabung dengan keanggotaan BRICS.

Sekitar 21 negara secara informal telah menyatakan terkait ketertarikan negaranya untuk dapat menjadi bagian dari kelompok BRICS. Sementara, untuk negara – negara lainnya hanya menunjukkan ketertarikan umum untuk apa yang ditawarkan oleh blok BRICS.

” Lebih dari 40 negara telah menyatakan terkait ketertarikannya untuk bergabung dengan BRICS,” ucap Paul Frimpong selaku pendiri Africa – China Centre for Policy Advisory

Pada Konferensi BRICS kali ini juga menjadi titik krusial untuk blok ini dalam menjalanlan misinya untuk menarik lebih banyak negara yang ingin melakukan dedolarisasi. Dengan semakin bertambahnya negara yang memiliki keinginan untuk bergabung dengan aliansi ini maka dedolarisasi akan dapat semakin cepat terjalankan dengan maksimal.

Puncak dari ketertarikan negara – negara yang ingin bergabung dapat menjadi suatu pertanda baik bagi blok ini menjelang pertemuan puncak merekanpada bulan Oktober mendatang di Rusia. KTT BRICS ke – 16 juga akan diselenggarakan di Kazan, Rusia pada 22 – 24 Oktober 2024 mendatang.

Aliansi baru juga diperluas dengan adanya agenda berkumpul dan berdiskusi untuk pertama kalinya sejak perluasan aliansi ini terjadi. Poin penting dalam diskusi kali ini adalah, besarnyan kemungkinan dedolarisasi dollar AS, mata uang baru BRICS serta masa depan ekspansi.

Penulis : Sean

Editor : Man

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haraku Ramen Resmi Hadir Di Samarinda, Sajikan Cita Rasa Jepang Yang Nyaman Di Lidah, Kantong, Dan Hati
Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan
Syahariah Pastikan Tidak Maju dalam Pemilihan Ketua KONI Kaltim
Hingga Ke Utara Kaltim, Budianto Bulang Sampaikan Pentingnya Pembangunan Berkelanjutan
Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin
Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026
Wafatnya Ali Khamenei Akibat Gempuran Serangan Udara, Pemerintahan Tangan Besi Iran Runtuh Dalam Satu Malam
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:08 WITA

Haraku Ramen Resmi Hadir Di Samarinda, Sajikan Cita Rasa Jepang Yang Nyaman Di Lidah, Kantong, Dan Hati

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:03 WITA

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:03 WITA

Syahariah Pastikan Tidak Maju dalam Pemilihan Ketua KONI Kaltim

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:44 WITA

Hingga Ke Utara Kaltim, Budianto Bulang Sampaikan Pentingnya Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 24 April 2026 - 18:00 WITA

Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA