Oleh : Nafa Revalina
Pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (PKL) menjadi kesempatan bagi saya sebagai mahasiswa untuk belajar langsung di lingkungan kerja yang sebenarnya. Pengalaman selama PKL membuat saya tidak hanya menerapkan teori yang dipelajari, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi, tanggung jawab, dan cara bersikap profesional. Penempatan di instansi pemerintah juga membuka wawasan saya tentang bagaimana pelayanan publik dilakukan. Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika saya terlibat dalam proses pengelolaan pelimpahan porsi jamaah haji di Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda.
Program Kuliah Kerja Lapangan (PKL) menjadi salah satu proses pembelajaran yang sangat berarti bagi saya. Melalui kegiatan ini, saya bisa melihat langsung bagaimana dunia kerja berjalan, terutama dalam lingkungan pelayanan publik. Di Kemenag Kota Samarinda, saya mendapat tugas untuk ikut membantu proses pelimpahan porsi jamaah haji, dan dari sini saya benar-benar merasakan pentingnya ketelitian dan profesionalisme.

Pelimpahan porsi jamaah haji adalah proses yang cukup sensitif karena menyangkut hak jamaah dan dokumen-dokumen penting. Saat membantu menangani pelimpahan porsi, saya belajar bahwa setiap data harus dicek dengan benar, setiap berkas harus lengkap, dan setiap langkah harus mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan. Pengalaman ini membuat saya memahami betapa berharganya ketelitian dalam pekerjaan administrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama PKL, saya ikut dalam beberapa kegiatan seperti memeriksa kelengkapan berkas, menginput data ke sistem, memberikan penjelasan kepada masyarakat, sampai mendampingi proses verifikasi. Dari interaksi langsung dengan masyarakat, saya belajar bagaimana memberikan pelayanan yang ramah, sabar, dan tetap sesuai aturan. Saya juga mulai terbiasa menghadapi berbagai karakter masyarakat yang datang untuk berkonsultasi.
Lingkungan kerja di Kemenag Kota Samarinda khususnya di bidang penyelenggara haji dan umroh memberi saya banyak pelajaran baru. Saya bisa melihat bagaimana pegawai bekerja, bagaimana alur pelayanan haji diatur, serta bagaimana sebuah instansi pemerintah menjaga ketertiban administrasinya. Semua itu membuat saya lebih mengerti tentang pentingnya kerja sama tim, disiplin waktu, dan menjaga kerahasiaan data jamaah.
Melalui pengalaman ini, saya merasa kemampuan mental dan cara berpikir saya ikut ditempa. Saya menjadi lebih siap menghadapi tekanan pekerjaan, lebih berani mengambil keputusan, dan lebih memahami pentingnya etika dalam pelayanan publik. Saya juga belajar bahwa bekerja di instansi pemerintah bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga bagaimana kita melayani masyarakat dengan tulus dan bertanggung jawab.
Program PKL ini benar-benar memberikan nilai tambah bagi saya. Selain membantu memperlancar pelayanan di Kemenag Kota Samarinda, kegiatan ini juga menjadi proses pembelajaran yang sangat berharga dalam membentuk kepribadian dan profesionalisme saya. Banyak hal yang sebelumnya tidak saya pahami, kini menjadi pengalaman nyata yang akan sangat berguna di masa depan.
Selama menjalani PKL di Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, saya merasa mendapatkan pengalaman yang tidak bisa digantikan oleh teori semata. Pengalaman dilapangan membuat saya lebih percaya diri dan lebih siap menghadapi dunia kerja. Dengan bekal ini, saya berharap bisa menjadi sarjana yang profesional, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan publik di masa mendatang.
#Note: Semua Isi dan Topik Artikel/Opini yang diterbitkan, merupakan tanggung jawab penulis (pemasang). Terbitan tidak berkaitan /mewakili pandangan Redaksi LINTASJEJARING.COM









