Jaga Transparansi SPMB, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Rutin Kinerja Satgas

- Redaksi

Selasa, 1 Juli 2025 - 17:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi

Foto : Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi

Lintasjejaring.com, Samarinda – Guna memastikan penerimaan siswa baru berjalan adil dan transparan, Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, mendorong evaluasi rutin terhadap kinerja Satuan Tugas Sistem Penerimaan Murid Baru (Satgas SPMB).

Menurutnya, keberadaan Satgas merupakan langkah strategis dalam mencegah praktik-praktik penyimpangan, sekaligus menjaga integritas sistem pendidikan, terutama menjelang tahun ajaran baru 2025/2026.

“Saya apresiasi dibentuknya Satgas ini. Tapi sistem sebagus apa pun tetap perlu dikawal. Evaluasi secara berkala penting agar tidak ada celah penyalahgunaan,” ujar Ismail, Selasa (1/7/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, Samarinda telah mengambil langkah maju yang belum tentu dilakukan oleh daerah lain di Kalimantan Timur. Pembentukan tim pengawas khusus SPMB menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas proses seleksi masuk sekolah negeri.

“Ini model yang bisa jadi percontohan. Tapi DPRD tetap punya kewajiban melakukan pengawasan untuk memastikan pelaksanaannya sesuai aturan,” katanya.

Meski sejauh ini belum ada laporan dari masyarakat terkait pelanggaran dalam proses penerimaan siswa baru, Ismail mengingatkan agar kondisi itu tidak membuat semua pihak lengah.

“Ketiadaan aduan bukan berarti prosesnya sempurna. Kita harus tetap waspada terhadap kemungkinan masalah yang tidak terdeteksi,” jelasnya.

Ia juga menyebut adanya laporan dari beberapa kepala sekolah bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan tanpa tekanan dari pihak luar.

Baca Juga:  Dukung Pengadaan Hidran Baru, DPRD Berau Minta BPBD Lakukan Pemetaan Rawan Kebakaran
Baca Juga:  Menolak Lupa! PMII Komisariat UINSI Samarinda Gelarkan Mimbar Bebas "September Gelap"

Menurutnya, kondisi ini merupakan sinyal positif dari upaya reformasi dalam sistem pendidikan.

“Para kepala sekolah menyatakan seleksi berjalan murni sesuai aturan. Tidak ada kuota titipan atau intervensi pihak luar. Ini capaian yang perlu dipertahankan,” tegas Ismail.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pemerintah juga memikirkan dampak dari sistem seleksi yang terlalu ketat di sekolah negeri. Kondisi ini, menurutnya, dapat menggerus eksistensi sekolah swasta yang bergantung pada penerimaan siswa baru.

“Kalau daya tampung sekolah negeri terlalu besar, sekolah swasta bisa kesulitan menarik siswa. Ini bisa menciptakan ketimpangan dan mengancam keberlangsungan mereka,” tuturnya.

Ismail pun mendorong adanya kebijakan yang lebih berimbang agar semua lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta dapat tumbuh bersama dan memberikan pilihan yang adil bagi masyarakat.

“Pemerintah harus bijak mengatur proporsi. Jangan sampai keberpihakan hanya pada satu sektor. Pendidikan itu tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi
Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan
Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau
BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran
MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi
Efisiensi Anggaran Tekan Program KB, DP2KB Samarinda Cari Jalan Agar Pelayanan Tetap Berjalan
731 WBP Lapas Narkotika Samarinda Terima Remisi Kemerdekaan, Tujuh Langsung Bebas
Sembilan Kursi Kepala OPD Kosong, Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Besar Usai Gelombang Pensiun
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WITA

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi

Kamis, 3 September 2026 - 20:12 WITA

Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan

Kamis, 3 September 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:50 WITA

MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA