Atasi Pasar Tumpah dan Lapak Kosong, DPRD Samarinda Dorong Perda Penataan Pasar

- Redaksi

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto

Foto : Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto

Lintasjejaring.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda melalui Komisi II mewacanakan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) khusus tentang penataan pasar. Langkah ini dinilai mendesak untuk menjawab persoalan klasik yang kerap terjadi di lapangan, seperti banyaknya lapak kosong hingga menjamurnya pasar tumpah yang mengganggu ketertiban umum.

Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto, menyampaikan wacana ini muncul setelah pihaknya menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, Selasa (1/7/2025).

Dalam pertemuan tersebut, DPRD menggali berbagai tantangan yang dihadapi Disdag, khususnya dalam pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas pasar.

“Kita minta penjelasan dari Disdag, apa saja kendala mereka saat ini dan solusi apa yang bisa kami dukung dari sisi kebijakan,” ujar Rusdi.

Dari hasil dialog itu, salah satu masalah yang mengemuka adalah masih banyaknya lapak di dalam pasar yang dibiarkan kosong. Penyebabnya beragam, mulai dari pedagang yang berhenti berdagang, hingga fenomena pasar tumpah atau pedagang kaki lima yang memilih berjualan di sisi jalan dibanding di dalam area pasar resmi.

“Kalau terus dibiarkan, ini bisa mengganggu ketertiban dan membuat pasar terlihat semrawut. Karena itu, kami melihat perlu ada payung hukum yang mengatur ulang semua ini,” jelasnya.

Rusdi menegaskan bahwa inisiasi Perda ini akan mencakup penataan menyeluruh, baik untuk pasar tradisional maupun pasar modern. Tujuannya tidak hanya untuk penataan fisik, tetapi juga untuk meningkatkan efektivitas retribusi pasar yang dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami yakin kalau pasar tertata dengan baik, masyarakat lebih nyaman belanja, pedagang juga lebih tenang berdagang. Dampaknya, retribusi masuk lebih jelas, PAD meningkat,” imbuhnya.

Ia berharap melalui regulasi yang komprehensif, pemerintah kota bisa memiliki landasan hukum yang kuat untuk menertibkan pasar-pasar tumpah, sekaligus mengoptimalkan penggunaan fasilitas pasar yang sudah tersedia.

“Pasar adalah nadi ekonomi kerakyatan. Kalau pengelolaannya baik dan tertib, semua pihak akan merasakan manfaatnya,” pungkas Rusdi.

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Baca Juga:  Kronologi Tak Sinkron, Kematian Siswa Di Samarinda Bongkar Retaknya Sistem Perlindungan Sosial
Baca Juga:  Legislator Berau Minta Rencana Pembangunan Pasar Di Kampung Dapat Dikaji Ulang

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla
Kabag Kesra Kukar: Rekening Tidak Aktif Hambat Bantuan 91 Penerima Beasiswa Kukar, Kini Tersisa Tiga Orang
Fathul Ingatkan Calon Pendaftar Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2027 Lebih Teliti Persyaratan Sejak Awal
Dispora Kukar Buka Peluang Kota Bangun Jadi Tuan Rumah Kejurkab Bulu Tangkis
Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam
Kepala Dinsos Kukar, Rinda Pertahankan Target 600 Penerima Bantuan Permakanan Tahun 2026
DP3A Kukar Dampingi 50 Anak Korban Kebakaran, Cegah Trauma Berkepanjangan
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri Nilai Olahraga Jadi Ruang Perkuat Sinergi Forkopimda

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:05 WITA

Kabag Kesra Kukar: Rekening Tidak Aktif Hambat Bantuan 91 Penerima Beasiswa Kukar, Kini Tersisa Tiga Orang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:35 WITA

Fathul Ingatkan Calon Pendaftar Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2027 Lebih Teliti Persyaratan Sejak Awal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:44 WITA

Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Kepala Dinsos Kukar, Rinda Pertahankan Target 600 Penerima Bantuan Permakanan Tahun 2026

Berita Terbaru