Minimnya Pemerataan Bantuan Jadi Sorotan, DPRD Samarinda Usulkan Model Terpadu Lewat Dapur Umum

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota Komisi I, Adnan Faridhan

Foto : Anggota Komisi I, Adnan Faridhan

Lintasjejaring.com, Samarinda – Persoalan pemerataan dalam penyaluran bantuan sosial pascabencana masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Samarinda. Ketimpangan distribusi di lapangan tak hanya memunculkan keluhan, tetapi juga memicu gesekan antarwarga yang merasa tidak diperlakukan adil.

Komisi I DPRD Samarinda menilai bahwa pola penanganan seperti ini harus segera dievaluasi. Anggota Komisi I, Adnan Faridhan, menyebut bahwa distribusi yang bersifat parsial dan tidak merata dapat menjadi sumber konflik sosial, terutama saat kondisi masyarakat sedang berada dalam situasi darurat.

“Ketika bantuan hanya diterima oleh sebagian warga, sementara yang lain tidak, itu menciptakan kecemburuan. Ini sering terjadi karena distribusinya tidak menyentuh semua kepala keluarga,” jelas Adnan, Senin (23/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, laporan dari sejumlah wilayah menunjukkan adanya ketimpangan distribusi bantuan seperti susu dan telur yang hanya dinikmati oleh kelompok tertentu.

Baca Juga:  Soroti Keberadaan BUMD Samarinda, Iswandi : Jika Merugikan Buat Apa Ada.

Padahal, menurutnya, dalam kondisi darurat, pendekatan yang digunakan seharusnya kolektif dan menyeluruh.

Sebagai solusi, Adnan mendorong Pemkot Samarinda untuk menerapkan sistem dapur umum sebagai jalur distribusi alternatif.

Menurutnya, ini adalah cara paling rasional agar seluruh warga bisa merasakan manfaat bantuan, tanpa harus memperdebatkan siapa yang lebih layak.

“Kalau bantuannya tidak cukup dibagi per kepala keluarga, mengapa tidak dibuat dapur umum saja? Semua warga bisa menikmati bersama dan tidak memicu iri hati,” ujarnya.

Adnan juga menyoroti pentingnya sinergi antara instansi teknis seperti Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan perangkat wilayah seperti RT dan lurah.

Baca Juga:  Pantau Harga Harian, Disdag Samarinda Jaga Stabilitas Bapokting Jelang Nataru

RT, kata dia, bisa menjadi aktor utama dalam pendataan awal warga terdampak yang kemudian diverifikasi oleh dinas terkait.

“RT lebih paham kondisi warganya. Maka seharusnya mereka dilibatkan sejak awal dalam menyusun data. Tapi tetap harus terintegrasi dengan koordinasi lintas dinas agar pelaksanaannya tepat sasaran,” jelasnya.

Lebih dari sekadar teknis bantuan, DPRD Samarinda mendorong agar ke depan Pemkot menerapkan pendekatan respon tanggap berbasis komunitas, bukan hanya berorientasi pada pembagian logistik. Skema seperti dapur umum dinilai mampu menumbuhkan rasa kebersamaan, gotong royong, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Ini bukan soal bagi-bagi barang, tapi bagaimana memastikan semua warga terdampak merasa diperhatikan. Dapur umum bisa jadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam situasi sulit,” tutupnya.

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Baca Juga:  Pilah Sampah Dimulai dari Dapur, DLH Kutim Gandeng Ibu-Ibu Dharma Wanita

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdikbud Kukar Perpanjang Pendataan Siswa Korban Kebakaran di Kelurahan Melayu
Kendaraan Rusak Milik Pemkab Kukar Berpeluang Diperbaiki Sebelum Dilelang
Bupati Kukar Hadiri Pembukaan TMMD ke-130, Program Pembangunan Jalan Tani Hingga 2.180 Meter
DKP Kukar Sesuaikan Bantuan Bibit dengan Potensi Perikanan Pesisir hingga Hulu
BKPSDM Kukar Kaji Masukan BKN untuk Penataan P3K Optimalisasi
Kepala Damkar Kukar Paparkan soal Kendala Penanganan Kebakaran pada DPRD
Dispar Kukar Dorong Mamanda Tetap Eksis Lewat Kolaborasi dan Inovasi Pelaku Ekraf
Dispar Kukar Beri Insentif Bagi Talent yang Tampil di Panggung SOE

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:31 WITA

Disdikbud Kukar Perpanjang Pendataan Siswa Korban Kebakaran di Kelurahan Melayu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:14 WITA

Kendaraan Rusak Milik Pemkab Kukar Berpeluang Diperbaiki Sebelum Dilelang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Bupati Kukar Hadiri Pembukaan TMMD ke-130, Program Pembangunan Jalan Tani Hingga 2.180 Meter

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:15 WITA

DKP Kukar Sesuaikan Bantuan Bibit dengan Potensi Perikanan Pesisir hingga Hulu

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:56 WITA

BKPSDM Kukar Kaji Masukan BKN untuk Penataan P3K Optimalisasi

Berita Terbaru

Foto: BKPSDM hadiri RDP DPRD dan P3K di ruang serbaguna bahas soal penempatan P3K.

Advetorial

BKPSDM Kukar Kaji Masukan BKN untuk Penataan P3K Optimalisasi

Senin, 12 Okt 2026 - 16:56 WITA