Lintasjejaring.com, Samarinda-Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menyoroti arah kebijakan pembangunan di bawah kepemimpinan Wali Kota Andi Harun. Menurutnya, pada periode kedua ini, pemerintah kota harus lebih berpihak pada kebutuhan riil masyarakat, khususnya di sektor-sektor yang menyentuh langsung kesejahteraan warga.
Rohim mengingatkan agar Pemkot tidak hanya mengedepankan pembangunan visual atau estetika kota, namun juga memastikan manfaatnya dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Pembangunan fisik memang penting, tetapi jangan sampai substansi kesejahteraan rakyat justru terabaikan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah akses pendidikan yang layak, layanan kesehatan yang merata, peluang kerja, dan infrastruktur fungsional,” ujarnya. (16/05/2025)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menekankan pentingnya distribusi pembangunan yang merata. Rohim menyebut, masih banyak wilayah di pinggiran kota yang belum tersentuh program prioritas, padahal memiliki kebutuhan yang sama mendesaknya dengan wilayah pusat kota.
“Pembangunan jangan sampai timpang. Wilayah pinggiran juga punya hak untuk maju. Jangan hanya pusat kota yang dibenahi,” tegasnya.
Politikus dari fraksi PKS itu juga menggarisbawahi pentingnya pembangunan infrastruktur yang tidak semata-mata bersifat kosmetik, melainkan berorientasi pada penguatan ekonomi lokal.
“Infrastruktur harus menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memperindah tampilan kota,” tambahnya.
Lebih jauh, Rohim menyatakan DPRD Samarinda siap bersinergi dengan jajaran Pemkot dalam memastikan arah pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
“Kami di legislatif tentu akan mengawal agar anggaran dan program pembangunan tidak melenceng dari kepentingan masyarakat. Kolaborasi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci,” pungkasnya.
Dengan penekanan pada pemerataan dan orientasi kesejahteraan, Abdul Rohim berharap Samarinda dapat tumbuh menjadi kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga adil dalam memberi manfaat kepada seluruh warganya.
(Gil/ADV DPRD Samarinda)









