Markaca Soroti Ancaman Bencana, Minta Pengembang Prioritaskan Keselamatan

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025 - 18:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Markaca, Komisi I DPRD Kota Samarinda

Foto : Markaca, Komisi I DPRD Kota Samarinda

Lintasjejaring.com, Samarinda – Ancaman bencana seperti banjir dan longsor masih menghantui sejumlah wilayah di Kota Samarinda. Cuaca ekstrem dan tingginya intensitas hujan disebut sebagai faktor utama yang memperparah kondisi.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Markaca, mengingatkan pentingnya aspek keselamatan dan keberlanjutan dalam pembangunan perumahan. Ia menilai, selama ini pembangunan lebih berorientasi pada keuntungan semata.

“Pengembang harus berpikir jangka panjang. Pembangunan bukan hanya soal menjual rumah, tapi juga menciptakan lingkungan yang aman dan layak huni untuk puluhan tahun ke depan,” kata Markaca, Senin (19/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti proses perizinan yang dinilai belum optimal dalam menyaring risiko bencana. Menurutnya, banyak pengajuan izin pembangunan yang belum disertai kajian risiko geologis secara menyeluruh.

“Perizinan harus jadi filter utama. Jangan asal lengkap dokumen, tapi abaikan potensi bahaya. Lokasi rawan longsor dan banjir tidak boleh lagi diabaikan,” tegasnya.

Selain itu, Markaca menyoroti minimnya perencanaan inklusif dalam banyak proyek perumahan, seperti tidak adanya ruang terbuka hijau, sistem drainase memadai, dan lahan pemakaman.

“Sering kali baru cari makam saat ada yang meninggal. Padahal itu bisa direncanakan sejak awal,” ujarnya.

Komisi I DPRD Samarinda, lanjutnya, akan mendorong kolaborasi yang lebih erat antara DPRD dan dinas teknis terkait, untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai aturan dan memperhatikan keselamatan.

Baca Juga:  Samarinda Berkabut Asap, ISPU Capai 210 Tanda Kualitas Udara Buruk
Baca Juga:  Gelar Dialog Rakyat Di Desa Segoy Makmur, Budianto Bulang Semakin Dekat Dengan Warga Kutim

Ia juga menegaskan bahwa pengawasan tidak cukup dilakukan di balik meja, tapi perlu pengawasan aktif di lapangan.

“Pengembang dan pemerintah punya tanggung jawab moral. Jangan abaikan keselamatan hanya demi mengejar kecepatan proyek,” ujarnya.

Markaca juga mengajak masyarakat agar lebih peduli dan kritis dalam memilih lokasi tempat tinggal. Ia menilai, pemahaman publik tentang risiko geologis dan tata ruang perlu ditingkatkan.

“Pembangunan yang aman dan berkelanjutan butuh kesadaran bersama. Jangan sampai bencana jadi harga yang harus dibayar karena abai sejak awal,” pungkasnya.

 

(Gil/ADV DPRD Samarinda)

Baca Juga:  Dispar Kukar Jajaki Peluang Kolaborasi Event Berskala Nasional dengan IKN

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan
DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD
Teras Samarinda II Disiapkan untuk UMKM, DPRD Ingatkan Risiko Kemacetan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan

Berita Terbaru