DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pedagang Pasar Subuh, Isu Pembangunan Chinatown Muncul

- Redaksi

Jumat, 16 Mei 2025 - 19:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Adnan Faridhan, Komisi I DPRD Kota Samarinda

Foto : Adnan Faridhan, Komisi I DPRD Kota Samarinda

Lintasjejaring.com, Samarinda – Rencana relokasi pedagang Pasar Subuh oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali menuai sorotan. Isu pembangunan kawasan Pecinan atau Chinatown di bekas lokasi pasar pun turut mencuat di tengah masyarakat.

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Adnan Faridhan, menyampaikan kekhawatirannya terkait relokasi yang dilakukan tanpa landasan hukum yang jelas dan minim dialog dengan para pedagang. Ia menilai langkah tersebut menimbulkan kecurigaan.

“Relokasi ini terkesan tergesa-gesa. Muncul dugaan, apakah karena rencana pembangunan Chinatown? Kalau iya, patut dipertanyakan apa kepentingan di balik tindakan represif ini,” kata Adnan, Sabtu (17/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta Pemkot menerapkan pendekatan yang lebih humanis dan dialogis, terutama dalam kebijakan yang menyangkut masyarakat kecil. Adnan juga menegaskan pentingnya melibatkan DPRD sebagai representasi rakyat dalam pengambilan keputusan.

“Jangan ada kesan tangan besi. Kami siap bantu sosialisasi kebijakan yang benar, tapi jangan main eksekusi tanpa diskusi,” ujarnya.

Lebih jauh, Adnan menyoroti dampak sosial dan ekonomi dari relokasi tersebut. Ia mencontohkan pengalaman pedagang Pasar Pagi yang mengalami penurunan omzet hingga 70–90 persen setelah direlokasi.

“Jangan sampai pedagang hanya dipindahkan tapi kehilangan penghasilan. Ada yang sampai jualan pentol bakso karena dagangan utama tidak laku. Kalau tidak ditangani dengan baik, mereka bisa terdesak dan berujung ke tindakan kriminal,” tandasnya.

Adnan berharap Pemkot segera membuka ruang dialog dengan para pedagang dan melibatkan semua pihak terkait agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

Baca Juga:  Kesejahteraan Guru Swasta Masih Rentan, DPRD Samarinda Desak Insentif dan Perlindungan Berkelanjutan
Baca Juga:  Koordinasi Lemah, DPRD Samarinda Soroti Proyek Infrastruktur yang Saling Bertabrakan

 

Baca Juga:  Pantau Harga Harian, Disdag Samarinda Jaga Stabilitas Bapokting Jelang Nataru

(Gil/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kalah Judi Online, Karyawan di Samarinda Bawa Kabur Mobil Operasional
Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Profesionalisme, Disiplin, dan Integritas Petugas
Kabut Asap Samarinda Masih Bertahan, BMKG Prediksi Berawan hingga 8 Oktober
Pemkab Kukar dan Pemkot Samarinda Satukan Langkah Tangani Persoalan Aliran Air Loa Janan Ulu
Dinkes Kaltim Perkuat Penanganan HIV/AIDS, Pendampingan Sasar 24 Faskes di Empat Daerah
DLH Samarinda Ultimatum Pengusaha Tahu di Lempake, Sepekan Wajib Benahi Limbah
Kuota BBM Tak Seimbang dengan Jumlah Kendaraan, Deni Hakim Anwar Dorong Tambahan Alokasi
Komisi III DPRD Samarinda Minta Kepastian Progres SLF Terowongan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Profesionalisme, Disiplin, dan Integritas Petugas

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WITA

Kabut Asap Samarinda Masih Bertahan, BMKG Prediksi Berawan hingga 8 Oktober

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Pemkab Kukar dan Pemkot Samarinda Satukan Langkah Tangani Persoalan Aliran Air Loa Janan Ulu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:46 WITA

Dinkes Kaltim Perkuat Penanganan HIV/AIDS, Pendampingan Sasar 24 Faskes di Empat Daerah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:01 WITA

DLH Samarinda Ultimatum Pengusaha Tahu di Lempake, Sepekan Wajib Benahi Limbah

Berita Terbaru

Foto: Kepala DPMPTSP Kukar Alfian Noor.

Advetorial

MPP Kukar Dikembangkan, Layanan Publik Ditargetkan Bertambah

Senin, 5 Okt 2026 - 17:31 WITA

Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Ismi Mufiddah.

Advetorial

Kepala Dinkes Kukar Dorong Seluruh Puskesmas Siaga UGD 24 Jam

Senin, 5 Okt 2026 - 16:11 WITA