Bupati PPU Tempuh Jalan Terjal Demi Warga Terisolir di Sotek

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 23:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, saat melakukan kunjungan ke RT 16 Kelurahan Sotek.

Foto: Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, saat melakukan kunjungan ke RT 16 Kelurahan Sotek.

Lintasjejaring.com, Penajam – Perhatian serius terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor.

Ia rela menempuh perjalanan lebih dari dua jam melewati medan berat dan jalanan berlumpur demi menjangkau warga RT 16 Kelurahan Sotek, tepatnya di jalur Sotek-Bongan KM 29, yang selama ini terisolir akibat rusaknya akses jalan utama, Kamis, (2/5/2025).

Dalam kunjungan itu, Bupati tak datang sendiri. Ia didampingi jajaran teknis dari Pemkab PPU, seperti Dinas Sosial, Dinas PUPR, Camat, Lurah, tim pemadam kebakaran, aparat kepolisian, serta sejumlah perangkat daerah lainnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan ini menandai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menyentuh langsung persoalan di lapangan.

Baca Juga:  Selter Lima JPT PPU Rampung, Pelantikan Pejabat Tunggu Keputusan Bupati

Setibanya di lokasi, Bupati Mudyat Noor langsung menyerahkan bantuan sosial bagi 267 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut.

Setiap KK menerima satu sak beras 5 kg dan paket kebutuhan pokok seperti mie instan, minyak goreng, gula pasir, susu, hingga kornet kaleng. Bantuan ini disesuaikan dengan jumlah warga yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, hari ini kami hadir di RT 16 Sotek untuk menyampaikan bantuan. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan akibat kondisi jalan yang memprihatinkan,” ujar Mudyat Noor saat berbincang bersama warga.

Tak hanya menyerahkan bantuan, Bupati juga membuka ruang dialog terbuka. Warga menyampaikan berbagai harapan, mulai dari perbaikan akses jalan hingga kebutuhan fasilitas kesehatan dan sarana umum lainnya. Semua aspirasi itu dicatat langsung oleh Bupati untuk ditindaklanjuti bersama instansi terkait.

Baca Juga:  Hari Otda ke-29, PPU Dorong Tata Kelola Daerah yang Inovatif dan Responsif

“Keluhan warga sudah kami tampung. Ini akan menjadi dasar dalam rapat teknis mendatang untuk mencari langkah penyelesaian secara bertahap,” jelasnya.

Menariknya, Bupati juga melibatkan pihak perusahaan yang beroperasi di sekitar RT 16.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam mempercepat pemulihan infrastruktur dan mendukung keberlanjutan ekonomi warga.

“Kita sudah ajak pihak perusahaan berdiskusi. Dengan semangat kebersamaan, kita yakin bisa menyelesaikan permasalahan ini bersama,” tegasnya yang disambut hangat oleh warga.

Sebagai langkah awal, Bupati telah meminta Dinas PUPR segera menyusun rencana aksi penanganan jalan rusak.

Baca Juga:  Mudyat Noor Arahkan Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Demi Pembangunan Merata di PPU

Ia juga berencana mengundang sejumlah perusahaan untuk membahas solusi bersama agar perbaikan bisa segera dilaksanakan.

“Saya ingin ini ditangani secepat mungkin. Jalan adalah kebutuhan utama warga, dan itu jadi prioritas kita,” tandasnya.

Menutup kunjungan, Bupati Mudyat Noor menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya terhadap semangat warga RT 16 yang tetap bertahan di tengah tantangan berat.

Ia berharap kunjungan ini menjadi awal dari perubahan positif di kawasan tersebut

“Terima kasih atas semangat warga yang luar biasa. Kami hadir bukan hanya untuk memberi bantuan, tapi juga untuk membawa harapan dan langkah nyata bagi masa depan yang lebih baik,” tutupnya. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat
Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan
Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan
Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU
Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan
Dinkes PPU Atur Pemusnahan Obat Kedaluwarsa, Cegah Penyalahgunaan dan Pencemaran
BPBD PPU Terima Rp175 Juta, Tagihan Operasional Karhutla Jadi Prioritas
Dexlite Rp25.700 per Liter, DLH PPU Pangkas Armada Truk Sampah demi Efisiensi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WITA

Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:54 WITA

Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan

Berita Terbaru