SILAT PESUT “E-Controlling”, Inovasi Baru Pemkab PPU untuk Monitoring Kegiatan

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025 - 20:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Peluncuran aplikasi SILAT PESUT dilakukan di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU.

Foto: Peluncuran aplikasi SILAT PESUT dilakukan di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU.

Lintasjejaring.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi meluncurkan aplikasi SILAT PESUT “E-Controlling”, sebuah sistem berbasis website yang dirancang untuk memudahkan pelaporan dan pemantauan kegiatan pembangunan daerah secara terintegrasi.

Peluncuran aplikasi dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nicko Herlambang, mewakili Bupati PPU, pada Kamis, (10/4/2025), bertempat di aula lantai III Kantor Bupati PPU.

Aplikasi ini menghubungkan data dari berbagai sistem seperti SIPD, RUP, dan SIRUP LKPP, guna menampilkan informasi yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah.

Tujuannya tak hanya untuk memudahkan pelaporan, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan pengawasan pembangunan.

“Melalui aplikasi ini, kita bisa melihat keseluruhan proses pembangunan mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi fisik di lapangan. Semua data tersaji dalam satu sistem yang mudah diakses dan divisualisasikan,” terang Nicko Herlambang dalam sambutannya.

Tak hanya menampilkan data dalam bentuk angka atau tabel, SILAT PESUT “E-Controlling” juga menyediakan tampilan peta interaktif.

Di sana, pengguna dapat melihat titik-titik pembangunan, seperti ruas jalan atau lokasi fasilitas publik, serta menilai sebaran dan dampaknya terhadap masyarakat.

Baca Juga:  Bupati PPU Ikut Munas Apkasi ke-25, Dorong Otonomi Daerah

Sistem ini akan dimanfaatkan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga jajaran pimpinan daerah, termasuk Bupati, untuk memantau perkembangan program.

Melalui fitur pemantauan serapan anggaran, kendala teknis di lapangan dapat diidentifikasi lebih cepat dan penyelesaiannya bisa segera ditindaklanjuti.

“Transparansi menjadi salah satu kunci. Dengan data yang disajikan dalam bentuk visual, kita dapat melihat sejauh mana anggaran digunakan untuk kepentingan masyarakat secara langsung,” tambah Nicko.

Peluncuran aplikasi ini juga dihadiri oleh Kepala SKPD, Pejabat Fungsional, Admin Realisasi Fisik dan Keuangan Kabupaten PPU, serta tim ahli dari CV. Teknologi Indonesia Maju sebagai pengembang sistem.

Baca Juga:  Bupati Mudyat Tinjau Arus Mudik di Jembatan Pulau Balang dan Pelabuhan Ferry PPU

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab PPU dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern, terbuka, dan responsif.

Dengan teknologi sebagai jembatan pengawasan, diharapkan setiap rupiah yang dikeluarkan mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah.

Dengan adanya SILAT PESUT “E-Controlling”, masyarakat pun semakin diyakinkan bahwa proses pembangunan di Kabupaten PPU berjalan dengan transparan, terukur, dan terpantau secara menyeluruh. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya
Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya
Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu
Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU
PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD
Sorot Pegawai Yang Sering Bolos, Wabup PPU Dorong Perda Ketertiban
Layanan Adminduk Mulai Mendekat ke IKN, Disdukcapil PPU Siapkan Perluasan untuk Warga Sepaku
PPU Siapkan Tenaga Lokal, Bandara Nusantara Diharapkan Jadi Pintu Ekonomi Baru

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:30 WITA

PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD

Berita Terbaru