Lintasjejaring.com, Penajam – Menjelang momen mudik Idul Fitri 1446 H, Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, melakukan pemantauan langsung arus mudik di Jembatan Pulau Balang dan Pelabuhan Ferry PPU pada Sabtu, (29/3/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat yang kembali ke kampung halaman.
Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah, termasuk Plt. Kadis PU Sodikin, Kadis Perhubungan Alimuddin, dan Camat Penajam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah peninjauan, rombongan mengakhiri kegiatan dengan buka puasa bersama di Masjid Ar-Rahman, Penajam.
Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan PPU dan Balikpapan sementara diberlakukan sistem satu arah.
Kebijakan ini muncul setelah BBPJN Kaltim memastikan kelayakan jalan jembatan tersebut.
Menurut pantauan, arus lalu lintas di Jembatan Pulau Balang cukup lancar dan lebih lengang dibanding jalur mudik lain.
Hal ini mengindikasikan masih banyak pemudik yang memilih jalur tradisional lewat Pelabuhan Ferry PPU atau rute darat alternatif.
Bupati Mudyat Noor mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan jalur tersebut agar mengurangi kemacetan di titik rawan.
“Manfaatkan fasilitas yang ada dengan bijak. Utamakan keselamatan, patuhi aturan lalu lintas, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat. Kita harapkan tidak ada hambatan yang mengganggu kebahagiaan perayaan Lebaran,” pesan Bupati Mudyat.
Selain itu, Pemerintah juga membuka akses terbatas Jalan Tol IKN Seksi 3A, 3B, dan 5A sebagai jalur alternatif selama musim mudik dan balik Lebaran.
Rute dan jadwal penggunaan jalan tol dan Jembatan Pulau Balang sudah diatur khusus untuk kendaraan golongan I dengan pembatasan waktu dan kecepatan.
Saat meninjau Pelabuhan Ferry dan Pelabuhan Klotok, Bupati turut menyoroti kondisi kepadatan dan infrastruktur yang mulai perlu perbaikan.
Ia mengungkapkan rencana revitalisasi pelabuhan umum Klotok dan Speedboat, dengan tahap pembebasan lahan yang segera dilakukan setelah koordinasi dengan masyarakat setempat.
“Pemerintah berkomitmen mencari solusi terbaik agar pelabuhan tertata rapi dan arus penumpang lebih lancar,” tegas Bupati.
Dari hasil pemantauan, penggunaan Pelabuhan Ferry PPU turun dibanding tahun sebelumnya, diduga akibat berfungsinya jalur alternatif seperti Jembatan Pulau Balang dan perbaikan jalan di Kilometer 38.
Ini menunjukkan warga kini memiliki lebih banyak pilihan transportasi mudik.
“Kita berharap semua perjalanan mudik tahun ini berlangsung aman dan lancar. Semoga warga dapat menikmati fasilitas yang telah disediakan pemerintah dengan baik,” tutup Mudyat Noor.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, arus mudik Idul Fitri 2025 diharapkan berjalan nyaman dan sukses bagi seluruh pemudik. (Adv)









