RSUD Ratu Aji Putri Botung Resmi Gunakan Tanda Tangan Elektronik untuk Rekam Medis

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025 - 21:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jajaran RSUD RAPB, Diskominfo PPU, dan tim BSrE usai kegiatan kick off rekam medis elektronik berbasis TTE.

Foto: Jajaran RSUD RAPB, Diskominfo PPU, dan tim BSrE usai kegiatan kick off rekam medis elektronik berbasis TTE.

Lintasjejaring.com, Penajam – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi memulai penggunaan tanda tangan elektronik (TTE) dalam rekam medis.

Peluncuran ini merupakan bagian dari integrasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dengan layanan e-Sign milik Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE).

Inisiatif ini mendukung penerapan rekam medis elektronik sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 24 Tahun 2022.

Kegiatan kick off dilaksanakan pada Rabu, (23/4/2025) di Aula RSUD RAPB. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara RSUD RAPB, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU, serta BSrE sebagai wujud nyata komitmen terhadap transformasi digital di sektor kesehatan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda PPU, Nicko Herlambang, yang hadir mewakili Bupati PPU, menyampaikan apresiasinya atas terobosan ini.

Menurutnya, digitalisasi lewat penerapan TTE akan memperkuat sistem pelayanan rumah sakit agar lebih efektif, efisien, dan aman.

Baca Juga:  Hari Kesaktian Pancasila 2026, Mudyat Noor Minta ASN PPU Wujudkan Nilai Pancasila dalam Pelayanan

“Kami menyambut baik langkah RSUD RAPB dalam memulai proses perekaman TTE bagi seluruh jajarannya. Ini adalah upaya penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan daerah,” ujar Nicko.

Ia juga mengapresiasi peran Diskominfo PPU yang memfasilitasi kehadiran BSrE dalam mendukung kegiatan tersebut.

“Ini bentuk sinergi lintas sektor yang sangat positif,” tambahnya.

Nicko berharap, penerapan TTE ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan RSUD RAPB, tetapi juga menjadi contoh bagi perangkat daerah lainnya dalam mengadopsi inovasi digital, terutama di bidang pelayanan publik.

Baca Juga:  Safari Ramadan Bupati PPU di Sidorejo, Warga Sambut Antusias

Turut hadir dalam kegiatan ini, Direktur RSUD RAPB dr. Lukasiwan Eddy Saputro, Kepala Diskominfo PPU Khairudin beserta jajaran, pejabat manajemen rumah sakit, serta tim teknis dari BSrE.

Langkah ini menjadi pijakan awal menuju layanan kesehatan yang lebih modern, cepat, dan terpercaya bagi masyarakat Penajam Paser Utara. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya
Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya
Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu
Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU
PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD
Sorot Pegawai Yang Sering Bolos, Wabup PPU Dorong Perda Ketertiban
Layanan Adminduk Mulai Mendekat ke IKN, Disdukcapil PPU Siapkan Perluasan untuk Warga Sepaku
PPU Siapkan Tenaga Lokal, Bandara Nusantara Diharapkan Jadi Pintu Ekonomi Baru

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:30 WITA

PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD

Berita Terbaru