Sumpah Pemuda Dan Masa Depan Pemuda

- Redaksi

Selasa, 29 Oktober 2024 - 09:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Opini

Foto : Opini

Oleh : Nurmanila

Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober di Indonesia, untuk mengenang peristiwa sejarah yang penting dalam perjuangan kemerdekaan negara ini. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1928, Sumpah Pemuda menjadi tonggak sejarah penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia karena mewakili semangat persatuan, nasionalisme, dan tekad untuk mencapai kemerdekaan.

Pemuda juga perlu memahami dan mendukung upaya untuk mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional Indonesia dalam menghadapi berbagai ancaman dan tantangan geopolitik. Situasi global saat ini, memiliki kadar ancaman sangat tinggi yang faktanya tidak selalu berbentuk serangan bersenjata atau perebutan wilayah geografis.

Baca Juga:  REFLEKSI PKL MEMAHAMI DINAMIKA PELAYANAN DI BIMAS ISLAM KEMENAG KOTA SAMARINDA

Lebih dari itu, menyangkut pertahanan seluruh aspek kehidupan termasuk budaya, ketika para pemuda dari berbagai organisasi kepemudaaan dengan beragam latar belakang etnis berkumpul di Jakarta untuk melaksanakan Kongres Pemuda. Mereka bersumpah untuk bersatu dalam semangat nasionalisme dan berjuang bersama untuk mencapai kemerdekaan Indonesia

Opini saya : peringatan hari sumpah pemuda seperti kehilangan banyak makna dan penghormatan yang semestinya berjalan. Kegiatan kurang meriah dibandingkan dengan hari kemerdekaan, menyebabkan antusiasme dan rasa nasionalisme kaum muda mulai menurun.

Saran : Dengan melihat sejarah kita sebelumnya dan kenyataan hidup yang sekarang, mari kita sama-sama lawan dan bangkit dari rasa keterpurukan yang sering menghampiri kita sehari-hari. Kita harus beranilah dalam mengambil setiap keputusan dan juga kita tingkatkan rasa tangguh dan semangat demi meraih masa depan kita lebih gemilang. Bahkan, generasi sekarang dapat mengambil inspirasi semangat sumpah pemuda demi mencapai visi Indonesia emas pada tahun 2045, yakni seratus tahun kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga:  Anak Muda Kalimantan Timur Dan Tantangan Literasi Digital
#Note: Semua Isi dan Topik Artikel/Opini yang diterbitkan, merupakan tanggung jawab penulis (pemasang). Terbitan tidak berkaitan /mewakili pandangan Redaksi LINTASJEJARING.COM

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September Membuat Sejarah Kelam Baru? Masih Layakkah Kalimantan Disebut Paru-Paru Dunia?
Maulid Nabi: Adilkah Jika Hanya Mencintai Secara Spiritual?
81 Tahun Indonesia Merdeka: Antara Perdamaian Aceh, Pembangunan SDM, dan Masa Depan Hutan Indonesia
Menata Hati & Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Dalam Majelis Ilmu
Petani Sawit Tak Butuh AI yang Sok Pintar
UMKM Di Tengah Gempuran Digital : Masalah Akses Dan Komunikasi Pemberdayaan Di Kalimantan Timur
IKN Dan Wajah Baru Kalimantan Timur : Siapa Yang Beradaptasi, Siapa Yang Tertinggal?
Dinamika Sosialisasi Beasiswa Gratispol 2026 Tahap 1
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:45 WITA

September Membuat Sejarah Kelam Baru? Masih Layakkah Kalimantan Disebut Paru-Paru Dunia?

Selasa, 15 September 2026 - 16:32 WITA

Maulid Nabi: Adilkah Jika Hanya Mencintai Secara Spiritual?

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:37 WITA

81 Tahun Indonesia Merdeka: Antara Perdamaian Aceh, Pembangunan SDM, dan Masa Depan Hutan Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:19 WITA

Menata Hati & Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Dalam Majelis Ilmu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:49 WITA

Petani Sawit Tak Butuh AI yang Sok Pintar

Berita Terbaru