Kesenjangan Sosial Di Era Digital

- Redaksi

Selasa, 29 Oktober 2024 - 09:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Opini

Foto : Opini

Oleh : Hani

Di era digital saat ini, teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, dan belajar. Namun, di balik kemajuan ini, muncul tantangan besar berupa kesenjangan sosial yang semakin merajalela . Kesenjangan ini tidak hanya mencakup perbedaan ekonomi, tetapi juga akses terhadap teknologi dan informasi yang vital untuk berpartisipasi dalam masyarakat modern.

Salah satu aspek paling mencolok dari kesenjangan sosial di era digital adalah “digital divide,” yaitu perbedaan akses terhadap internet dan teknologi digital. Di banyak wilayah, terutama di pedesaan dan daerah terpencil, masyarakat masih kesulitan untuk mendapatkan koneksi internet yang stabil dan berkualitas. Hal ini mengakibatkan mereka terpinggirkan dalam akses pendidikan online, peluang kerja, dan informasi penting yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka.

Baca Juga:  MEMBENTUK SARJANA TANGGUH DAN PROFESIONAL MELALUI PENGABDIAN DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SAMARINA

Pendidikan merupakan salah satu bidang yang sangat terpengaruh oleh kesenjangan digital. Banyak siswa dan mahasiswa yang terpaksa ketinggalan dalam pembelajaran daring karena keterbatasan perangkat dan akses internet. Sementara itu, mereka yang memiliki akses memadai dapat mengikuti perkembangan dengan lebih baik, sehingga memperlebar kesenjangan dalam keterampilan dan pengetahuan.

Untuk mengatasi masalah ini, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sangat penting. Pemerintah perlu berinvestasi dalam infrastruktur teknologi di daerah terpencil dan menyediakan program pelatihan digital bagi mereka yang kurang terlayani. Sementara itu, perusahaan dapat berperan dengan memberikan akses pelatihan dan keterampilan digital, membantu menciptakan tenaga kerja yang lebih inklusif.

Baca Juga:  Tambang, Debu, Dan Suara - Suara Yang Tak Didengar 

Di Era digital seharusnya menjadi kesempatan bagi semua orang untuk maju dan semakin berkembang, bukan untuk semakin terpisah. Dengan upaya bersama, kita dapat mengurangi kesenjangan sosial dan memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk sukses dan berkembang di dunia yang semakin bergantung pada teknologi.

#Note: Semua Isi dan Topik Artikel/Opini yang diterbitkan, merupakan tanggung jawab penulis (pemasang). Terbitan tidak berkaitan /mewakili pandangan Redaksi LINTASJEJARING.COM

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September Membuat Sejarah Kelam Baru? Masih Layakkah Kalimantan Disebut Paru-Paru Dunia?
Maulid Nabi: Adilkah Jika Hanya Mencintai Secara Spiritual?
81 Tahun Indonesia Merdeka: Antara Perdamaian Aceh, Pembangunan SDM, dan Masa Depan Hutan Indonesia
Menata Hati & Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Dalam Majelis Ilmu
Petani Sawit Tak Butuh AI yang Sok Pintar
UMKM Di Tengah Gempuran Digital : Masalah Akses Dan Komunikasi Pemberdayaan Di Kalimantan Timur
IKN Dan Wajah Baru Kalimantan Timur : Siapa Yang Beradaptasi, Siapa Yang Tertinggal?
Dinamika Sosialisasi Beasiswa Gratispol 2026 Tahap 1
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:45 WITA

September Membuat Sejarah Kelam Baru? Masih Layakkah Kalimantan Disebut Paru-Paru Dunia?

Selasa, 15 September 2026 - 16:32 WITA

Maulid Nabi: Adilkah Jika Hanya Mencintai Secara Spiritual?

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:37 WITA

81 Tahun Indonesia Merdeka: Antara Perdamaian Aceh, Pembangunan SDM, dan Masa Depan Hutan Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:19 WITA

Menata Hati & Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Dalam Majelis Ilmu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:49 WITA

Petani Sawit Tak Butuh AI yang Sok Pintar

Berita Terbaru