LINTASJEJARING.COM, BERAU – Dalam upaya serius untuk mengatasi maraknya aksi balapan liar yang sering terjadi di wilayah Ibukota dan sekitarnya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Gideon Andris, mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk segera mengkaji lokasi yang tepat sebagai tempat pembangunan sirkuit permanen.
Gideon mengungkapkan bahwa keberadaan sirkuit permanen diharapkan dapat mengurangi ketegangan di jalanan yang sering kali disebabkan oleh aksi balapan liar. Langkah ini dinilai sebagai solusi yang tepat guna menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat dan pecinta balap.
“Maraknya balapan liar tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan lainnya. Dengan adanya sirkuit, para pengendara yang hobi balapan dapat menyalurkan minat mereka di tempat yang aman dan teratur,” tuturnya, Minggu (20/10/24).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini menambahkan bahwa rencana pembangunan sirkuit sudah lama diusulkan, Akan tetapi hingga saat ini masih belum direalisasikan, hal inilah yang menjadi salah satu pemicu bertambahnya jumlah pembalap liar di bumi batiwakkal.
“Kini, kami telah mengidentifikasi beberapa lokasi potensial yang dapat dijadikan sirkuit. Kami berharap Pemkab segera melakukan kajian lebih lanjut dan mengambil tindakan yang diperlukan agar rencana ini dapat terwujud,” jelasnya.
Selain sebagai arena balapan, Gideon juga mengemukakan bahwa sirkuit permanen dapat berfungsi sebagai pusat pelatihan bagi para atlet balap muda. “Dengan adanya fasilitas yang memadai, kita bisa membantu mengasah bakat para pebalap muda. Ini adalah kesempatan untuk mencetak atlet berkualitas yang bisa membawa nama daerah kita di tingkat nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gideon berharap bahwa sirkuit tersebut akan menjadi tempat yang aman dan terorganisir bagi para penggemar balapan. “Dengan pengelolaan yang baik, sirkuit ini tidak hanya akan menjadi arena balap, tetapi juga dapat mengadakan berbagai kegiatan dan event yang berkaitan dengan olahraga otomotif. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal,” tambahnya.
Gideon juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat sirkuit setelah dibangun. Dengan sirkuit yang memadai dan terawat, Berau dapat mencetak dan melatih para anak – anak muda yang berminat didalam bidang otomotif tersebut menjadi seorang atlet balap yang dapat bersaing dengan atlet dari Kabupaten/kota lainnya.
“Setelah sirkuit selesai, tanggung jawab kita untuk menjaga fasilitas ini agar tetap dalam kondisi baik sangatlah penting. Dengan perawatan yang baik, sirkuit ini dapat digunakan untuk waktu yang lama dan dimanfaatkan oleh generasi mendatang,” pungkasnya.
Dukungan DPRD yang kuat diharapkan dapat menjadi pendorong bagi Pemkab Berau untuk segera mengambil langkah konkret dalam merealisasikan pembangunan sirkuit permanen. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan keselamatan di jalan raya, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan bakat dan olahraga di daerah, serta memperkuat hubungan komunitas pecinta otomotif di Berau.
(sean/adv/DPRD Berau)









