LINTASJEJARING.COM, BERAU – Octavia selaku anggota DPRD Berau, berharap agar pengelolaan anggaran daerah dapat dilaksanakan secara transparan. Oleh karena itu, berbagai pencapaian dan realisasi secara fisik, harus dapat tersampaikan pada publik.
Menurutnya, transparansi tersebut bukan hanya sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mengelola anggaran. Namun juga, penting agar dapat membuka ruang evaluasi sebesar mungkin.
“Dengan adanya transparansi, nantinya masyarakat pastinya dapat ikut memantau dan memberikan masukan terkait program – program yang sedang dijalankan,” ucap Octavia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Diketahui, anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Berau tahun ini tergolong cukup besar, yaitu mencapai angka 6,99 Triliun. Oleh karena itu, Octavia menginginkan dalam setiap realisasi program dapat disampaikan kepada masyarakat. Hal tersebut bertujuan agar masyarakat dapat melihat program – program yang telah terlaksana dan yang akan segera dilaksanakan.
Selain itu, masyarakat juga dapat mengetahui mana program prioritas maupun program sekunder yang dilaksanakan oleh Pemkab Berau, yang menyasar pada sasaran target maupun tidak. Sehingga masyarakat dapat menilai secara langsung, terkait dengan program-program yang dilaksanakan oleh pemerintah.
Untuk melihat transparansi dapat berjalan dengan baik, dirinya juga meminta agar para anggota dewan untuk dapat menjalankan fungsi pengawasan serta, memastikan pengelolaan anggaran berjalan sesuai dengan regulasi yang ada.
“Para anggota dewan juga saya harap dapat memastikan anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat,” tutupnya.
(Sean/ADV/DPRD Berau)









