Isu Hoaks Warga Meninggal Saat Deklarasi Dendi-Alif, Alif Langsung Temui Dan Minta Maaf Di Rumah Sakit

- Redaksi

Minggu, 22 September 2024 - 17:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LINTASJEJARING.COM, KUTAI KARTANEGARA – Warga yang diisukan meninggal dunia dan sempat viral di media sosial (medsos) karena terjebak macet saat Deklarasi pasangan Dendi – Alif (DEAL) berlangsung, ternyata tidak benar alias hoaks.

Bahkan diketahui, warga tersebut masih menjalani perawatan di Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD AM Parikesit dalam kondisi hidup, didampingi sang suami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengetahui hal itu. Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kukar Alif Turiadi langsung gerak cepat. Dengan penuh rasa lega dan berjiwa besar. Alif langsung menyambangi rumah sakit. Untuk melihat langsung kondisi dan meminta maaf kepada warga tersebut pada, Sabtu (21/9/2024) malam kemarin. Sebelum melakukan pertemuan dengan masyarakat di L2 Tenggarong Seberang.

Baca Juga:  Ubayya Bengawan Dukung Penuh Program MBG: Langkah Positif Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas di Bontang

Ternyata, warga tersebut merupakan wanita paruh baya bernama Aida (61). Ia pun mengaku tak mengetahui kalau dirinya viral di medsos dan dikabarkan meninggal dunia. “Iyakah pak? Saya tidak tahu kalau saya disebut meninggal dunia,” ungkapnya pada Alif.

Aida pun sempat bingung mengapa Alif Turiadi tiba-tiba ke rumah sakit dan mendatanginya. “Bapak siapa?,” tanyanya. Kemudian Alif menyebutkan nama lengkapnya. “Saya Alif Turiadi,” jawabnya.

Sontak Aida mendadak ingat nama tersebut. Bahkan ia sangat mengenal sosok Alif Turiadi. “Oh pak Turiadi. Saya warga bapak di Segihan Sebulu. Saya kenal bapak,” ungkapnya.

Setelah berbincang-bincang. Alif pun tak segan-segan meminta maaf kepada pasangan suami istri (pasutri) tersebut, atas kemacetan yang terjadi ketika Deklarasi berlangsung di Puteri Karang Melenu (PKM) sejak pagi hingga siang hari. Bukan hanya kepada mereka. Alif juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kukar.

Baca Juga:  Hasil Perhitungan Suara Sementara Pilkada Gubernur Dan Wakil Gubernur Kaltim 2024

“Alhamdulillah setelah bertemu langsung dengan ibu tersebut, ternyata beliau sudah ditangani dengan baik di rumah sakit dan kondisinya mulai membaik,” ungkapnya.

Kepadanya, Aida mengaku menjalani perawatan karena mengalami bisul di salah satu anggota tubuhnya, dan telah dua kali operasi.

“Kebetulan ibu Aida adalah warga Dapil saya, jadi saya merasa punya tanggung jawab lebih untuk memastikan beliau mendapatkan perawatan terbaik,” tambahnya.

Sebelum meninggalkan rumah sakit. Alif Turiadi sempat memberikan sedikit bantuan kepada pasutri tersebut.

“Kami berikan sedikit bantuan sebagai tanda permohonan maaf karena kejadian macet tadi siang mengganggu aktivitas masyarakat. Kami harap ini menjadi evaluasi bersama ke depan. Tentunya dengan pemerintah setempat,” jelas Alif.

Baca Juga:  Kembali Berkiprah Di Kursi Legislatif, Jahidin Komitmenkan Diri Mengabdi  Melalui Jalur Hukum

Alif juga meminta kepada pihak rumah sakit agar pasien diberikan pelayanan terbaik.

“Saya sudah minta agar Ibu Aida segera diberikan ruangan, namun tim medis masih melakukan observasi terlebih dahulu. Jika memungkinkan pulang, mereka akan diizinkan pulang, tetapi jika perlu rawat inap, kamar akan disiapkan,” tambahnya.

Selain itu, Alif menghimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak benar atau hoaks.

“Sesuai titah Sultan, kita harus hindari berita-berita hoaks dan kebencian. Pilkada ini adalah kontestasi, bukan ajang perpecahan. Jangan sampai hal sepele mengadu domba kita. Cek dulu informasi sebelum menyebarkannya,” tutup Alif.

(Sul)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Warga dan Mahasiswa KKN UINSI Gaungkan Gerakan “Dondang Bersih Berkelanjutan”
Mahasiswa KKN UINSI Dorong DLHK Kukar Cari Solusi Pengelolaan Sampah di Kelurahan Dondang
Hamdiah Siap Kawal Anggaran Pelestarian Naskah Kuno, Warisan Sejarah Kukar Tak Boleh Hilang
Penjaga Perpustakaan Desa Masih Sukarela, Hamdiah Dorong Pemberian Honor 
Raperda Pariwisata Disiapkan, DPRD Kukar Dorong Perusahaan Bina Destinasi Wisata
Tinjau Puskesmas Sungai Merdeka, Hamdiah Soroti Kekurangan Fasilitas Dan Obat
Hamdiah Dan Badan Amil Zakat Nasional Kukar Perkuat Kepedulian Lewat Buka Bersama
Berkunjung ke Pemprov Kaltim, Hamdiah Komitmen Lahirkan Perda Ketertiban Umum Bernuansa Lokal ‎
Berita ini 289 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:37 WITA

Kolaborasi Warga dan Mahasiswa KKN UINSI Gaungkan Gerakan “Dondang Bersih Berkelanjutan”

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:28 WITA

Mahasiswa KKN UINSI Dorong DLHK Kukar Cari Solusi Pengelolaan Sampah di Kelurahan Dondang

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:20 WITA

Hamdiah Siap Kawal Anggaran Pelestarian Naskah Kuno, Warisan Sejarah Kukar Tak Boleh Hilang

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:03 WITA

Penjaga Perpustakaan Desa Masih Sukarela, Hamdiah Dorong Pemberian Honor 

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:33 WITA

Raperda Pariwisata Disiapkan, DPRD Kukar Dorong Perusahaan Bina Destinasi Wisata

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA