Demi Perkuat Sektor Pertanian, Pemkab Kukar Salurkan Anggaran Rp 700 M

- Redaksi

Kamis, 21 Maret 2024 - 12:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Lintasjejaring.com , Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen untuk menyalurkan anggaran sebesar Rp 700 Miliar pada sektor pertanian. Anggaran tersebut merupakan anggaran terbesar sepanjang sejarah, dan akan dipergunakan untuk berbagai kebutuhan para petani mulai dari pembangunan pabrik pupuk, infrastruktur pertanian, embung dan kebutuhan petani lainnya jelas Rendi Solihin selaku Wakil Bupati Kukar.

“Ini akan menjawab kegelisahan teman-teman petani, InsyaAllah kami terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan seluruh petani di Kukar,” ucap Rendi Solihin.

Kabupaten Kukar sendiri merupakan daerah lumbung pangan bagi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) juga sebagai salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain sektor pertambangan yang menjadi pondasi ekonomi Kukar sektor Pertanian, Perkebunan dan Peternakan pun menjadi sektor kedua terbesar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahun – tahun sebelumnya Pemkab Kukar sendiri telah gencar memberikan berbagai bantuan kepada para petani, baik berupa pupuk, bibit, alsintan hingga pengadaan jalan usaha tani. Program tersebut juga dipastikan tidak akan berhenti di 2024, mengingat anggaran yang digelontorkan pemerintah cukup besar demi mendukung perkembangan potensi pertanian di Kukar.

Baca Juga:  Bantuan Keracunan Di Sebulu Di Tolak Mentah-Mentah, Alif: Tidak Ada Hubungannya Dengan Politik

Rendi juga meminta kepada para kelompok tani untuk mengajukan proposal bantuan sehingga Pemkab dapat mengetahui apa saja yang menjadi kebutuhan yang diperlukan oleh petani.

“Silahkan proposalnya diajukan,” jelasnya.

Wabup juga mengakui, bahwa dalam beberapa tahun terakhir ini Pemkab Kukar sendiri telah mengadakan modernisasi pertanian, baik secara alat, maupun metode tanam.

“Modernisasi pertanian terus kita dorong, ini juga menjadi atensi Pak Bupati kepada kita semua,” ujarnya.

Modernisasi yang dilakukan juga telah didukung dengan infrastruktur jalan yang terus dikejar penggarapannya. Tidak hanya jalan, Pemkab Kukar juga tengah fokus untuk membangun infrastruktur pertanian lainnya. Termasuk pengadaan jaringan irigasi untuk pertanian padi sawah pada lima kawasan pertanian yang ada. Targetnya adalah untuk membangun 69 Kilometer (KM) jaringan irigasi dalam waktu lima tahun kedepan.

Muhamad Rifani Selaku Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Dan Peternakan Kukar, juga menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian merupakan program strategis daerah yang sesuai dengan RPJMD 2022 – 2026.

Baca Juga:  Sutami Soroti Minimnya Suplai BBM Bagi Masyarakat Pesisir Berau, Terutama Nelayan

“Total selama lima tahun mendatang, peningkatan irigasi mencapai 69 kilometer,” jelasnya.

Pemerintah juga telah membangun 17 KM jaringan irigasi dengan jumlah anggaran mencapai angka Rp 12 Miliar terhitung sejak tahun 2022. Pada tahun ini juga Pemkab Kukar akan membangun 11 KM irigasi dengan anggaran mencapi angka Rp 17 Miliar. Adapun infrastruktur irigasi yang dibangun juga bertujuan untuk mengatasi masalah petani padi sawag yang kesulitan mengalirkan air pada sawah saat musim tanam.

Selain daripada itu, Infrastruktur irigasi juga berguna untuk mendukung adanya peningkatan produksi pertanian dengan mengatur jumlah pasokan air untuk tanaman padi sawah. Jaringan irigasi sendiri akan berfungsi pada lima kawasan pertanian terpadu di enam kecamatan yang berbeda di Kukar, mulai dari Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu, Muara Kaman dan juga Marangkayu.

Pada daerah Sebulu dan Muara Kaman, sebagian dari irigasi telah dibangun di enam desa yaitu, Desa Sumber sari, Manunggal Jaya, Cipare Makmur, Sido Mukti, Panca Jaya dan Bunga Jadi. Luas lahan pertaniannya juga mencapai 1.520 hektare.

Baca Juga:  Disnakertrans Kukar Beri Fasilitas Gratis pada Masyarakat Terdampak PHK Lewat Program Pelatihan Vokasi Kementerian

Adapun untuk wilayah Tenggarong dan Loa Kulu, Infrastruktur dibangun pada daerah Bukit Biru, Jahab, Jembayan, Sumber Sari, Sepakat, Ponoragan dan Rempanga. Dengan luas lahan sekitar 1.216 hektare. Pada wilayah marangkayu juga dibangun pada daerah Santan Ulu, Semangko dan Sebuntal dengan luas lahan sekitar 1.082 hektare.

Untuk wilayah Tenggarong Seberang, infrastruktur akan dibangun pada dua wilayah pertanian terpadu. Wilayah pertama terletak di delapan desa yakni, Bangun Rejo, Karang Tunggal, Manunggal Jaya, Bukit Raya, Loa Lepi, Teluk Dalam, Loa Ulung dan juga Embalut dengan luas lahan sekitar 1.650 hektare.

Untuk wilayah kedua terletak pada Desa Kertabuana, Buana Jaya, Bukit Pariaman, Sukamaju dan Separi dengan luas lahan sekitar 2.160 hektare. Total luas lahan pertanian terpadu di Kukar snediri mencapai angka 7.628 hektare.

Penulis : Stefen

Editor : Niken

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabag Kesra Kukar: Rekening Tidak Aktif Hambat Bantuan 91 Penerima Beasiswa Kukar, Kini Tersisa Tiga Orang
Fathul Ingatkan Calon Pendaftar Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2027 Lebih Teliti Persyaratan Sejak Awal
Dispora Kukar Buka Peluang Kota Bangun Jadi Tuan Rumah Kejurkab Bulu Tangkis
Kepala Dinsos Kukar, Rinda Pertahankan Target 600 Penerima Bantuan Permakanan Tahun 2026
DP3A Kukar Dampingi 50 Anak Korban Kebakaran, Cegah Trauma Berkepanjangan
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri Nilai Olahraga Jadi Ruang Perkuat Sinergi Forkopimda
Disperkim Kukar Evaluasi Akses Jalan di Kawasan Padat Penduduk Melayu
Jelang Tuan Rumah MTQ Kaltim 2026, Pemkab Kukar Fokus Finalisasi Tugas Panitia

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:05 WITA

Kabag Kesra Kukar: Rekening Tidak Aktif Hambat Bantuan 91 Penerima Beasiswa Kukar, Kini Tersisa Tiga Orang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:35 WITA

Fathul Ingatkan Calon Pendaftar Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2027 Lebih Teliti Persyaratan Sejak Awal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Kepala Dinsos Kukar, Rinda Pertahankan Target 600 Penerima Bantuan Permakanan Tahun 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:32 WITA

DP3A Kukar Dampingi 50 Anak Korban Kebakaran, Cegah Trauma Berkepanjangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:27 WITA

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri Nilai Olahraga Jadi Ruang Perkuat Sinergi Forkopimda

Berita Terbaru