Distanak Kukar Siapkan Pengembangan Ayam Petelur di Lima Kecamatan, Gunakan Sistem Pullet

- Redaksi

Kamis, 5 November 2026 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Distanak Kukar, Mohammad Rifani.

Kepala Distanak Kukar, Mohammad Rifani.

Lintasjejaring.com, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) menyiapkan pengembangan usaha ayam petelur di lima kecamatan melalui anggaran perubahan. Kamis (05/11/2026).

Program ini diarahkan untuk mendorong produktivitas peternakan sekaligus mempercepat ketersediaan telur dari hasil produksi lokal.

Kepala Distanak Kukar, M Rifani mengatakan, wilayah yang masuk dalam rencana pengembangan tersebut meliputi Kecamatan Kota Bangun, Muara Muntai, Kota Bangun Darat, Loa Janan, dan Loa Kulu.

Dalam pelaksanaannya, Distanak berencana menggunakan ayam jenis pullet atau ayam dara yang telah melewati fase awal pertumbuhan. Pilihan tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan menggunakan DOC atau anak ayam berumur sehari karena dapat mempercepat waktu menuju masa produksi.

“Kami mengarahkan program ini menggunakan ayam yang sudah memasuki fase dara, bukan DOC. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama sampai ayam mulai menghasilkan telur,” ujar Rifani.

Ia menjelaskan, apabila menggunakan DOC, peternak membutuhkan waktu pemeliharaan sekitar tiga hingga empat bulan sebelum ayam memasuki fase produksi.

Baca Lainnya:  Cita-Cita Dulu, Cinta Belakangan! KKN UINSI Cegah Nikah Dini

Sementara melalui penggunaan pullet, ayam diperkirakan dapat mulai bertelur dalam beberapa bulan setelah dipelihara.

Saat ini, Distanak masih melakukan penghitungan terkait jumlah ayam yang dibutuhkan serta penyesuaian dengan kesiapan masing-masing wilayah. Program tersebut juga masih menjadi bagian dari usulan kegiatan yang disiapkan melalui anggaran perubahan.

“Jumlah kebutuhan masing-masing wilayah masih kami hitung. Yang jelas, kami ingin pola pengembangannya bisa lebih cepat memberikan hasil sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari usaha ayam petelur ini,” tutupnya.

(Adv/Diskominfo Kukar)

Baca Lainnya:  Dinsos PPU Tekankan Peran Keluarga dalam Penanganan ODGJ, Pengobatan Harus Berkelanjutan

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembudidaya Ikan Jadi Salah Satu Kelompok yang Banyak Manfaatkan Kredit Kukar Idaman Terbaik
Sunggono Dorong Pariwisata Kukar Berkontribusi pada Pendapatan Masyarakat Jelang MTQH ke-46 Kaltim
Minim Penerangan Jalan Jadi Aspirasi Warga Anggana, Camat Rokip: Wliayah Handil Terusan Masuk Prioritas
Kepala DPU Kukar, Perbaikan Turap Taman Musik Masuk Penganggaran 2027
Venue MTQH ke-46 Dimatangkan, Pemkab Kukar Libatkan EO Berpengalaman
DPRD Kukar Minta Kajian Akademis untuk Tentukan Penanganan Turap Taman Musik
Abdul Rasid Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik dan Pertamina Tambah Kuota BBM Kukar
Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kecil, Akbar Haka Desak PLN Buka Penyebab Gangguan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:18 WITA

Distanak Kukar Siapkan Pengembangan Ayam Petelur di Lima Kecamatan, Gunakan Sistem Pullet

Kamis, 5 November 2026 - 21:55 WITA

Pembudidaya Ikan Jadi Salah Satu Kelompok yang Banyak Manfaatkan Kredit Kukar Idaman Terbaik

Selasa, 3 November 2026 - 20:37 WITA

Minim Penerangan Jalan Jadi Aspirasi Warga Anggana, Camat Rokip: Wliayah Handil Terusan Masuk Prioritas

Selasa, 3 November 2026 - 20:12 WITA

Kepala DPU Kukar, Perbaikan Turap Taman Musik Masuk Penganggaran 2027

Selasa, 3 November 2026 - 20:02 WITA

Venue MTQH ke-46 Dimatangkan, Pemkab Kukar Libatkan EO Berpengalaman

Berita Terbaru