Hujan Deras Guyur Samarinda Setelah Dua Bulan Kemarau, Warga Sambut dengan Syukur

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Potret hujan di Kota Samarinda.

Foto: Potret hujan di Kota Samarinda.

Lintasjejaring.com, Samarinda – Langit Samarinda akhirnya menurunkan hujan deras pada Senin (28/9/2026) siang. Setelah lebih dari dua bulan menghadapi kemarau, panas, dan debu, warga menyambut turunnya hujan dengan rasa lega dan syukur. Senin (28/09/2026).

Hujan mulai mengguyur sejumlah kawasan Samarinda pada siang hari. Air hujan membasahi jalan-jalan yang sebelumnya kering dan berdebu. Suhu udara pun perlahan turun sehingga warga merasakan suasana yang lebih sejuk.

Hujan kali ini terasa istimewa bagi masyarakat. Sebab, warga sudah cukup lama menanti perubahan cuaca setelah kemarau membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih panas dan berdebu.

Ahmad, salah seorang warga Samarinda, mengaku tidak menyangka hujan akan turun pada Senin siang. Sebelum awan mulai menutup langit, matahari justru terasa cukup terik.

“Alhamdulillah mas turun, enggak disangka hari ini turun hujan. Padahal tadi cukup terik juga,” ujar Ahmad.

Menurut Ahmad, hujan memberikan rasa lega setelah warga menghadapi cuaca panas dalam waktu cukup panjang. Ia berharap hujan kali ini menjadi awal berakhirnya masa kemarau di Samarinda.

Warga lainnya juga menyambut hujan dengan antusias. Setelah berhari-hari merasakan panas, turunnya air hujan membuat udara terasa lebih nyaman.

“Senang sekali akhirnya hujan. Sudah lama rasanya Samarinda panas terus. Mudah-mudahan hujannya bisa sering turun lagi,” katanya.

Kemarau panjang juga membuat debu mudah beterbangan ketika kendaraan melintas. Kondisi tersebut terasa terutama di ruas jalan yang ramai dan kawasan dengan permukaan tanah terbuka.

Baca Juga:  Haraku Ramen Resmi Hadir Di Samarinda, Sajikan Cita Rasa Jepang Yang Nyaman Di Lidah, Kantong, Dan Hati

Karena itu, hujan deras yang mengguyur Samarinda ikut membawa perubahan pada lingkungan. Air hujan membasahi jalan dan membantu mengurangi debu yang selama ini beterbangan.

Seorang warga lainnya mengaku merasakan perubahan tersebut. Ia mengatakan udara terasa lebih segar setelah hujan turun.

“Tadi panas sekali, terus tiba-tiba mendung dan hujan deras. Alhamdulillah, udara langsung terasa lebih enak. Debu juga mudah-mudahan berkurang,” ujarnya.

Hujan juga membuat sejumlah pepohonan dan lingkungan sekitar kembali mendapatkan air setelah menghadapi kondisi kering selama berminggu-minggu.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Minta Masyarakat Jaga Stabilitas Sosial : Kritik Boleh, Tapi Jangan Jadi Celah Kegaduhan

Warga Samarinda berharap hujan tidak hanya turun sekali. Setelah lebih dari dua bulan menghadapi kemarau, masyarakat berharap hujan kembali turun secara berkala.

Harapan itu muncul karena hujan tidak hanya membuat udara lebih sejuk, tetapi juga membantu mengurangi debu dan memberikan pasokan air bagi lingkungan.

“Semoga setelah ini hujan kembali turun dan kemaraunya benar-benar berakhir,” pungkasnya.

Penulis : Sull

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Kaltim Perkuat Penanganan HIV/AIDS, Pendampingan Sasar 24 Faskes di Empat Daerah
DLH Samarinda Ultimatum Pengusaha Tahu di Lempake, Sepekan Wajib Benahi Limbah
Niat Baik Berujung Kehilangan Jutaan Rupiah, Pencurinya Teman Sendiri
Erau 2026 Padukan Tradisi dan Spiritualitas, FKUB Samarinda Apresiasi Inovasi Kesultanan Kutai
14 Jabatan Eselon II Masih Kosong, Rudy Mas’ud: Penyegaran Pejabat Kaltim Belum Berhenti
RAPBD-P Samarinda 2026 Turun, DPRD Akan Bahas Bersama Pemkot Samarinda
Pertahankan ODF 100 Persen, Pemkot Samarinda Komitmen Tingkatkan Kualitas Sanitasi
FUAD Fair 2026 Bidik Jejaring Internasional, Wawali Samarinda Buka Ruang Kolaborasi

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:46 WITA

Dinkes Kaltim Perkuat Penanganan HIV/AIDS, Pendampingan Sasar 24 Faskes di Empat Daerah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:04 WITA

Niat Baik Berujung Kehilangan Jutaan Rupiah, Pencurinya Teman Sendiri

Senin, 28 September 2026 - 19:32 WITA

Erau 2026 Padukan Tradisi dan Spiritualitas, FKUB Samarinda Apresiasi Inovasi Kesultanan Kutai

Senin, 28 September 2026 - 19:06 WITA

14 Jabatan Eselon II Masih Kosong, Rudy Mas’ud: Penyegaran Pejabat Kaltim Belum Berhenti

Senin, 28 September 2026 - 17:59 WITA

Hujan Deras Guyur Samarinda Setelah Dua Bulan Kemarau, Warga Sambut dengan Syukur

Berita Terbaru