Pelican Cross Mulai Digunakan, Tapi Pelanggaran Masih Jadi Tantangan Di Samarinda

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 13:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pelican Cross Di Depan Teras Samarinda

Foto : Pelican Cross Di Depan Teras Samarinda

Lintasjejaring.com, SAMARINDA – Keberadaan pelican cross di sejumlah titik Kota Samarinda mulai menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan keselamatan pejalan kaki. Namun, tingkat kepatuhan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda terus mendorong pemanfaatan fasilitas penyeberangan berbasis lampu lalu lintas tersebut, salah satunya di kawasan depan Teras Samarinda.

Pelican cross sendiri merupakan sistem penyeberangan yang dilengkapi tombol untuk menghentikan arus kendaraan sementara. Saat diaktifkan, lampu lalu lintas akan berubah menjadi merah, memberikan prioritas bagi pejalan kaki untuk menyeberang dengan aman.

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua (HMT) Manalu, menyebutkan bahwa di beberapa lokasi, kesadaran pengendara mulai terlihat.

“Di beberapa titik sudah ada pengendara yang berhenti saat lampu penyeberangan aktif. Artinya kesadaran itu mulai terbentuk,” ujarnya.

Meski demikian, pelanggaran masih kerap ditemukan di lapangan. Dishub mencatat, pengendara roda dua menjadi kelompok yang paling sering mengabaikan rambu dan sinyal penyeberangan.

“Yang paling banyak melanggar itu roda dua. Ini jadi perhatian serius karena keselamatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga pengguna jalan,” tegasnya.

Menurut Manalu, keberadaan pelican cross tidak akan efektif tanpa didukung disiplin masyarakat. Infrastruktur yang memadai tidak cukup jika tidak diiringi kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Baca Juga:  PMII Bontang, Mendesak DPRD Kota Bontang Usut Tuntas Pencemaran lingkungan PT EUP

Selain faktor perilaku pengguna jalan, Dishub juga menghadapi kendala teknis. Beberapa perangkat pelican cross dilaporkan mengalami kerusakan, salah satunya di kawasan Taman Samarinda.

“Kerusakan itu karena sering disalahgunakan. Tombol ditekan terus-menerus tanpa kebutuhan, sehingga alat cepat rusak,” ungkapnya.

Sebagai langkah perbaikan, Dishub berencana meningkatkan kualitas fasilitas penyeberangan, termasuk membuat akses yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga:  BAZNAS Kaltim Kembali Turun Tangan, Operasi Celah Bibir Gratis Masuk Tahap IV

Rencana tersebut meliputi penyesuaian median jalan, serta pembangunan jalur landai atau ramp di trotoar, agar memudahkan pengguna dengan kebutuhan khusus.

Dengan upaya tersebut, pemerintah berharap sistem lalu lintas di Kota Samarinda dapat semakin aman, tertib, dan inklusif.

“Fasilitas sudah kita siapkan, tapi kunci utamanya tetap pada kesadaran masyarakat,” pungkasnya.

 

 

(Kinka)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas
150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja
Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Kurangi Efek Kemarau Panjang, Polda Kaltara Siram Jalan Untuk Kurangi Debu
Kemarau Tekan Cadangan Air Balikpapan, Puluhan Ribu Pelanggan Hadapi Pengurangan Jam Layanan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:32 WITA

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Rabu, 9 September 2026 - 08:21 WITA

Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA