Polemik Mobil VIP Rp160 Juta, Mahasiswa Curiga Ada Yang Tak Beres

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum, dan HAM Aliansi DEMA PTKIN Kalimantan, Ahmad Rodiani, 

Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum, dan HAM Aliansi DEMA PTKIN Kalimantan, Ahmad Rodiani, 

LintasJejaring.com, SAMARINDA, – Kebijakan penyewaan kendaraan dinas mewah, di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda kembali menuai sorotan. Program yang disebut bernilai sekitar Rp7,3 miliar itu, dinilai memunculkan pertanyaan serius terkait pengawasan penggunaan anggaran daerah.

Polemik penyewaan kendaraan dinas mewah di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda dinilai tidak sekadar soal fasilitas, melainkan menyangkut transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah. Aliansi DEMA PTKIN Kalimantan menilai kebijakan bernilai miliaran rupiah tersebut memunculkan pertanyaan publik, terutama terkait pengawasan pimpinan daerah serta kesesuaian antara peruntukan kendaraan dengan penggunaannya di lapangan.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Siapkan Agenda 2026, Administrasi Perjalanan Dinas Jadi Sorotan

Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum, dan HAM Aliansi DEMA PTKIN Kalimantan, Ahmad Rodiani, menilai pernyataan kepala daerah yang mengaku tidak mengetahui secara detail kebijakan tersebut, sulit diterima secara logika publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau anggarannya sampai miliaran rupiah, seharusnya kepala daerah mengetahui. Ketidaktahuan itu justru menimbulkan pertanyaan soal pengawasan,” ucapnya.

Menurutnya, setiap kebijakan yang berkaitan dengan anggaran besar semestinya berada dalam kendali dan pengawasan pimpinan daerah. Jika tidak, hal itu berpotensi menimbulkan persepsi kelalaian dalam tata kelola keuangan publik.

Baca Juga:  Parkir Liar Masih Marak, Dishub Samarinda Lakukan Penindakan Langsung Di Jalan

Polemik semakin mencuat setelah muncul fakta bahwa kendaraan yang disebut disiapkan untuk tamu VIP, dan tidak digunakan dalam kunjungan pejabat negara. Saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, berkunjung ke Samarinda pada pertengahan 2025, kendaraan tersebut justru tidak digunakan.

“Saat kunjungan menteri, beliau menggunakan kendaraan Toyota. Sementara kendaraan yang disebut untuk tamu VIP, terlihat digunakan oleh wali kota,” ungkapnya.

Ia menilai kondisi tersebut menimbulkan inkonsistensi antara peruntukan kebijakan dengan praktik di lapangan. Menurutnya, publik wajar mempertanyakan apakah kendaraan tersebut benar digunakan, sesuai tujuan awal atau hanya menjadi justifikasi administratif.

“Kalau memang untuk tamu VIP, kenapa tidak dipakai saat ada kunjungan pejabat negara? Ini yang menimbulkan tanda tanya,” katanya.

Aliansi DEMA PTKIN Kalimantan mendesak pemerintah daerah memberikan penjelasan secara terbuka, agar polemik tidak terus berkembang dan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat.

Baca Juga:  Komposisi Pimpinan AKD DPRD Berau 2024 - 2029 Selesai, Abdul Waris : Kebersamaan Terwujud

Rodiani juga menegaskan bahwa, pengelolaan anggaran publik harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan sampai muncul kesan bahwa fasilitas mewah lebih diutamakan dibanding kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

 

(Kinka)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Berita Terbaru