Iswandi Kritisi Pemangkasan Belanja : Infrastruktur Dasar Samarinda Tak Boleh Diganggu

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 03:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Iswandi, Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda.

Foto : Iswandi, Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda.

Lintasjejaring.Com, Samarinda – Iswandi, selaku Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, menerangkan sejumlah catatan kritis terkait Pendapat Akhir Fraksi PDI – Perjuangan (PDI – P), dalam Rapat Paripurna dengan Agenda Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Samarinda. Ia menegaskan bahwa efisiensi anggaran memang diperlukan, tetapi tidak boleh menyentuh hak – hak dasar pihak masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa fraksinya memahami betul perlunya penghematan, namun penyesuaian anggaran tetap harus dilakukan secara selektif.

“Efisiensi jangan dilakukan dengan memotong kebutuhan dasar masyarakat. Yang ditunda itu seharusnya program yang masih bisa ditangguhkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengingatkan bahwa pemotongan belanja modal secara signifikan, dapat berpotensi menghambat pelayanan publik, memperlambat pembangunan, dan juga menganggu agenda strategis Pemerintah Kota. Menurutnya, beberapa proyek vital tidak boleh tersentuh oleh pengurangan anggaran.

“Belanja Modal turun 74%. Padahal proyek pengendalian banjir, perbaikan jalan lingkungan, revitalisasi Pasar Induk, Sarana Pendidikan, kesehatan, air bersih dan sanitasi itu tentunya tidak bisa diganggu. Itu merupakan fondasi pemerataan ekonomi dan keberpihakan pada rakyat kecil,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, Fraksi PDI Perjuangan menekankan agar Pemerintah tidak memangkas secara berlebihan anggaran Bantuan Sosial (Bansos), serta memprioritaskan dana hibah untuk rumah ibadah dan pendidikan. Selain itu, Iswandi juga menyoroti pada perlunya kemudahan pengurusan sertifikat tanah, serta penertiban Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), yang bersifat humanis dan adil, khususnya bagi pedagang kecil.

Baca Juga:  DPRD Samarinda: Pelunasan Utang Proyek Jadi Modal Perkuat APBD 2027 dan Percepat Pembangunan

Tak lupa ia juga mengingatkan, pada pentingnya program penanggulangan kemiskinan, dukungan terhadap UMKM, Guru Harian, Pekerja Informal, hingga pedagang Kecil agar tetap menjadi prioritas. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi merupakan akan rumput yang harus diperkuat karena menjadi penopang ekonomi kota.

Politisi Partai PDI – P ini juga meminta, agar pemerintah menjaga kualitas layanan publik yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

“Pendidikan Gratis, Pelayanan Kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit, Akses Air Bersih, Sanitasi, hingga Pengendalian Banjir Berkelanjutan itu harus dijamin,” tekannya.

Ia juga menyoroti pada Program Pro Bebaya, agar dapat tetap dijalankan sesuai dengan tujuan awal, yaitu berdasarkan pada musyawarah warga, bukan hanya pada kelompok tertentu. Evaluasi total terkait besaran anggaran per – RT, diminta untuk dilakukan demi memastikan efektivitas dan efisiensi.

Baca Juga:  Gagal Panen Akibat Banjir, Abdul Rohim Desak Pemkot Salurkan Dana Tanggap Darurat

Dalam aspek lain, ia menyebutkan bahwa Fraksi PDI – P meminta agar pengelolaan sampah dapat dilakukan secara profesional, termasuk dengan penentuan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA), agar tidak menganggu kenyamanan warga. Serta ketersediaan lahan pemakaman umum juga disebut sebagai salah satu kebutuhan mendesak, yang wajib untuk dianggarkan.

Iswandi juga menegaskan, bahwa efisiensi anggaran seharusnya menyasar pada belanja seremonial dan perjalanan dinas, bukan pada program yang diperuntukkan bagi masyarakat kecil. Tak luput, ia juga menyoroti kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana, yang menurutnya perlu evaluasi menyeluruh sebagai bagian dari upaya optimalisasi Pendapat Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat.

Baca Juga:  DPRD Berau Dukung Transformasi Perumda, Tapi Ingatkan Prioritas Pelayanan Publik

Meskipun mengajukan kritik, ia juga menambahkan bahwa Fraksi PDI – P tetap memberikan apresiasi kepada Walikota atas berbagai inovasi pelayanan publik, perbaikan infrastruktur, dan konsistensi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih transparan.

Ia membeberkan bahwa Fraksi PDI – P menyetujui Raperda tersebut, dengan komitmen untuk terus mengawal APBD agar benar – benar berpihak pada rakyat kecil.

“APBD harus hadir, menyentuh, dan memihak. Kami menyetujui Raperda ini dengan Komitmen untuk mengawalnya demi pemerataan dan keadila sosial,” pungkasnya.

 

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas
150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja
Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Kurangi Efek Kemarau Panjang, Polda Kaltara Siram Jalan Untuk Kurangi Debu
Kemarau Tekan Cadangan Air Balikpapan, Puluhan Ribu Pelanggan Hadapi Pengurangan Jam Layanan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:32 WITA

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Rabu, 9 September 2026 - 08:21 WITA

Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA