PW IPNU Kaltim Luncurkan Riset Pelajar : Evaluasi Implementasi Program Gratispol Di Kalimantan Timur

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota PW IPNU Kaltim yang merupakan Tim Kajian Riset PW IPNU Kaltim.

Foto : Anggota PW IPNU Kaltim yang merupakan Tim Kajian Riset PW IPNU Kaltim.

Lintasjejaring.com, Samarinda – Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Kalimantan Timur (Kaltim), secara resmi baru saja meluncurkan kegiatan Riset Pelajar Kalimatan Timur. Kegiatan ini mengusung tajuk “Menjemput Janji Pendidikan Gratis : Evaluasi Implementasi Program Gratispol di Kalimantan Timur.”

Peluncuran riset ini, dilaksanakan pada hari Senin (13/10/2025), menandai langkah awal yang cukup strategis bagi PW IPNU Kaltim, dalam mengawal kebijakan pendidikan daerah, khususnya program bantuan dana pendidikan Gratispol, yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).

Program Gratispol merupakan suatu wujud komitmen Pemerintah, dalam mewujudkan akses pendidikan yang merata dan berkeadilan, bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur. Melalui riset ini juga, PW IPNU Kaltim berupaya untuk memastikan, bahwa kebijakan tersebut dapat memberikan manfaat yang nyata, bagi para pelajar dan mahasiswa di seluruh Kaltim.

PW IPNU Kaltim mengumpulkan data melalui dua metode utama : wawancara langsung dengan pihak kampus penerima program Gratispoll, dan penyebaran kuisioner kepada mahasiswa asal Kalimantan Timur, yang merupakan penerima atau calon penerima bantuan tersebut.

Muhammad Alfi selaku Ketua PW IPNU Kaltim, menyatakan bahwa riset ini merupakan suatu bentuk nyata, keterlibatan pelajar NU dalam mengawal kebijakan publik, di bidang pendidikan.

“Kami ingin memastikan bahwa, program bantuan dana pendidikan (Gratispol), benar – benar memberikan manfaat nyata, bagi para pelajar dan mahasiswa di Kalimantan Timur. Sebab, kebijakan pendidikan ini, harus dikawal dengan baik, dikaji, dan dievaluasi secara bersama – sama”, tegasnya.

Bondan Tri Atmaja, selaku Ketua Tim Riset PW IPNU Kaltim, menekankan bahwa kegiatan ini adalah, suatu upaya kolektif pelajar NU untuk menghadirkan data yang akurat, guna memperkuat kebijakan pendidikan daerah.

“Riset ini sendiri kami lakukan menggunakan pendekatan ilmiah dan partisipatif. Kami ingin melihat langsung, bagaimana pelaksanaan Gratispol dilapangan, mulai dari kesiapan kampus, mekanisme penyaluran, hingga tantangan yang dihadapi mahasiswa penerima. Hasil riset kami, akan menjadi dasar untuk menyusun rekomendasi perbaikan bagi pemerintah daerah.” jelasnya.

PW IPNU Kaltim juga berharap, agar rise ini dapat menjadi wadah kolaborasi, antara pelajar, akademisi, dan pihak Pemerintah untuk bisa membangun sistem pendidikan yang lebih transparan, inklusif, dan berkeadilan.

“Kami tidak ingin menjadi penonton kebijakan. IPNU Kaltim ingin hadir, sebagai mitra yang kritis dan konstruktif bagi pihak Pemerintah, agar masa depan pendidikan Kaltim, benar – benar berpihak kepada generasi muda,” lanjutnya.

Melalui kegiatan ini, PW IPNU Kaltim berkomitmen menjadikan riset sebagai budaya, intelektual baru di kalangan pelajar, sekaligus mewujudkan semangat #IPNUKaltimLevelUp, pelajar yang berpikir, bergerak, dan berkontribusi nyata untuk kemajuan daerah.

Baca Juga:  Samarinda Menuju Zero Tambang 2026, Pariwisata dan Industri Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi
Baca Juga:  Angin Segar Bagi Para TK2D Kutim, Tahun Ini Dikabarkan Akan Diangkat Jadi P3K

 

 

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Drainase Samarinda Harus Terhubung hingga Sungai, DPRD Soroti Ancaman Genangan Saat Musim Hujan
Samarinda Menuju Zero Tambang 2026, Pariwisata dan Industri Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi
Aspirasi Reses DPRD Samarinda Tak Otomatis Terwujud, Warga Diminta Ikuti Jalur Musrenbang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WITA

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WITA

Drainase Samarinda Harus Terhubung hingga Sungai, DPRD Soroti Ancaman Genangan Saat Musim Hujan

Berita Terbaru