Anggota DPRD Kota Samarinda Soroti Beban Berat Guru hingga Gaji Rendah

- Redaksi

Kamis, 20 Maret 2025 - 10:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Novan Syahroni Pasie, Anggota DPRD Kota Samarinda

Foto : Novan Syahroni Pasie, Anggota DPRD Kota Samarinda

Lintasjejaring.com, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahroni Pasie, sebut keadaan tenaga pendidik masih memprihatinkan.

Hal itu ia sampaikan perihal berbagai persoalan yang dialami oleh para guru SD. Mulai dari beban kerja yang berat, menerima gaji jauh di bawah standar kelayakan, bahkan keterlambatan menerima gaji

“Seorang guru SD harus menangani satu kelas penuh sepanjang hari, berbeda dengan guru di tingkat SMP yang mengajar per mata pelajaran. Ini membuat mereka tidak punya opsi untuk berbagi tugas,” ujar Novan dalam pernyataannya.

Menurutnya, situasi ini semakin sulit ketika guru terpaksa tetap mengajar meskipun sedang sakit atau menghadapi kendala pribadi.

Salah satu permasalahan paling mencolok adalah rendahnya gaji yang diterima guru SD. Novan mengungkapkan bahwa ada guru dengan masa pengabdian hingga 14 tahun yang hanya mendapatkan Rp400 ribu per bulan. Bahkan, beberapa laporan menyebutkan gaji Rp600 ribu yang baru dibayarkan sekali dalam enam bulan.

“Pembayaran gaji mereka sangat bergantung pada dana BOSNAS (Bantuan Operasional Sekolah Nasional) atau BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah). Sayangnya, dana ini sering tidak cukup, mengakibatkan keterlambatan pembayaran,” tambah Novan.

Baca Juga:  KDRT Meningkat, Sri Puji Astuti Desak Penguatan Nilai Keluarga Lewat Regulasi Baru

Selain masalah gaji, proses pengangkatan guru juga menjadi sorotan. Novan menyatakan bahwa seharusnya ada pengangkatan guru pada tahun 2020, namun hingga kini baru dijadwalkan ulang pada 1 Oktober mendatang tanpa kejelasan lebih lanjut.

“Penundaan ini sangat merugikan para tenaga pendidik yang sudah mengabdi bertahun-tahun. Mereka menunggu kepastian untuk diangkat menjadi pegawai tetap,” tegasnya. Ia pun meminta pemerintah agar segera menyelesaikan proses administrasi yang tertunda.

Baca Juga:  Ribuan Ruang Belajar Samarinda Perlu Renovasi, DPRD Akui Usulan Menumpuk

DPRD Kota Samarinda berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak para guru melalui advokasi yang intensif. Novan menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan guru, termasuk memperbaiki sistem penggajian dan mempercepat proses pengangkatan.

“Kita perlu memastikan guru SD mendapatkan hak mereka secara layak. Jika kualitas hidup guru meningkat, tentu kualitas pendidikan yang mereka berikan juga akan lebih baik,” pungkasnya.

(Has)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Berita Terbaru