Kabut Asap Karhutla Mengintai, Disdikbud Bulungan Minta Sekolah Siapkan Opsi BDR

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 15:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kabut asap di Kabupaten Bulungan beberapa waktu lalu. (Ist)

Foto: Kabut asap di Kabupaten Bulungan beberapa waktu lalu. (Ist)

Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulungan meminta sekolah tetap waspada terhadap potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Senin (28/09/2026).

Meski kegiatan belajar mengajar kini kembali berlangsung secara tatap muka, Disdikbud Bulungan meminta setiap sekolah memantau kondisi udara di lingkungan masing-masing. Sekolah juga dapat mengubah pola pembelajaran jika kabut asap kembali mengganggu aktivitas siswa.

Kepala Disdikbud Bulungan Suparmin mengatakan, kondisi udara menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pelaksanaan pembelajaran. Sekolah tidak perlu memaksakan kegiatan tatap muka jika asap mulai mengganggu kenyamanan dan kesehatan siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekolah harus melihat kondisi di lapangan. Kalau asap mulai tebal dan membuat anak-anak tidak nyaman untuk belajar, keselamatan dan kondisi kesehatan siswa harus menjadi perhatian,” kata Suparmin.

Tanjung Palas Timur Jadi Wilayah Perhatian

Suparmin menyebut Kecamatan Tanjung Palas Timur menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian. Sebelumnya, kawasan tersebut sempat terdampak asap dari kebakaran lahan.

Baca Juga:  DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi

Namun, kondisi tersebut tidak otomatis membuat seluruh sekolah di Tanjung Palas Timur menerapkan pembelajaran dari rumah atau BDR.

Disdikbud meminta sekolah melihat kondisi udara secara langsung sebelum mengambil keputusan. Dengan demikian, sekolah dapat menyesuaikan metode pembelajaran berdasarkan kondisi lingkungan masing-masing.

“Tidak berarti semua sekolah langsung BDR. Kita lihat dulu kondisi masing-masing sekolah, terutama apakah asapnya sudah masuk dan mengganggu aktivitas belajar atau belum,” jelasnya.

Sekolah Bisa Terapkan BDR Jika Kondisi Memburuk

Disdikbud Bulungan memberikan ruang bagi sekolah untuk menerapkan pembelajaran dari rumah apabila kondisi udara kembali memburuk.

Baca Juga:  Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Bulungan Latih Ketahanan Mental 350 Remaja Hadapi Tekanan Sosial dan Digital

Namun, sekolah perlu menyampaikan kondisi tersebut kepada Disdikbud sebelum mengubah pola pembelajaran. Koordinasi ini penting agar pemerintah daerah dapat memantau kondisi setiap sekolah dan memastikan proses pendidikan tetap berjalan.

“Kalau memang kondisinya tidak memungkinkan untuk tatap muka, sekolah bisa mengambil langkah BDR dan menyampaikan kondisi itu kepada kami,” ujarnya.

Kebijakan tersebut sekaligus memberikan fleksibilitas kepada sekolah dalam menghadapi perubahan kondisi lingkungan. Sekolah tidak harus menunggu seluruh wilayah Bulungan mengalami kabut asap untuk mengambil langkah perlindungan bagi siswa.

Disdikbud Pantau Informasi Cuaca dan Karhutla

Selain memantau kondisi di lapangan, Disdikbud Bulungan juga mengikuti perkembangan cuaca dan potensi karhutla melalui informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Baca Juga:  Bappenas : Program Prabowo - Gibran Akan Dimasukkan Kedalam RKP 2025

Informasi tersebut menjadi salah satu bahan pemerintah daerah untuk menentukan langkah antisipasi apabila karhutla kembali memicu peningkatan kabut asap.

Sekolah pun diminta tidak hanya berfokus pada keberlangsungan pembelajaran. Kondisi kesehatan dan kenyamanan siswa tetap menjadi pertimbangan utama ketika kualitas udara menurun.

Suparmin berharap kondisi udara di Bulungan tetap mendukung pembelajaran tatap muka. Dengan begitu, siswa dapat mengikuti kegiatan belajar seperti biasa tanpa harus menghadapi gangguan kabut asap.

“Yang utama kegiatan belajar tetap berjalan, tetapi kondisi kesehatan dan kenyamanan anak juga harus kita jaga,” pungkasnya.

Penulis : Sull

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bulungan Sahkan Dua Ranperda, Investasi dan Riset Jadi Fondasi Pembangunan Daerah
Buntut Kasus Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bulungan Akan Diberhentikan Sementara Oleh BK
4.959 PBI BPJS Kesehatan Dialihkan ke Bulungan, Pemkab Siapkan Rp500 Juta
DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi
Tenguyun Fest 2026 Libatkan 30 UMKM, Syarwani Dorong Pelestarian Budaya Bulungan
Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan
Monev RSDSS Tanjung Selor, Kilat Cek Sarana Medis dan Kebutuhan Pelayanan
Pemkab Bulungan Salurkan 15.830 Bibit Sawit dan Kakao, Dorong Produktivitas Petani

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:08 WITA

Bulungan Sahkan Dua Ranperda, Investasi dan Riset Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

Senin, 28 September 2026 - 15:01 WITA

Kabut Asap Karhutla Mengintai, Disdikbud Bulungan Minta Sekolah Siapkan Opsi BDR

Sabtu, 26 September 2026 - 15:02 WITA

Buntut Kasus Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bulungan Akan Diberhentikan Sementara Oleh BK

Rabu, 23 September 2026 - 16:17 WITA

4.959 PBI BPJS Kesehatan Dialihkan ke Bulungan, Pemkab Siapkan Rp500 Juta

Selasa, 22 September 2026 - 10:42 WITA

DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi

Berita Terbaru

Foto: Kepala DPMPTSP Kukar Alfian Noor.

Advetorial

MPP Kukar Dikembangkan, Layanan Publik Ditargetkan Bertambah

Senin, 5 Okt 2026 - 17:31 WITA

Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Ismi Mufiddah.

Advetorial

Kepala Dinkes Kukar Dorong Seluruh Puskesmas Siaga UGD 24 Jam

Senin, 5 Okt 2026 - 16:11 WITA