Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memastikan ribuan warga penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan tetap mendapat jaminan layanan kesehatan. Rabu (23/09/2026).
Pemkab Bulungan mengambil alih pembiayaan 4.959 peserta PBI yang sebelumnya mendapat pembiayaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).
Bupati Bulungan Syarwani mengatakan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena ini adalah bagian dari tanggung jawab kita di pemerintah daerah terhadap masyarakat, tentu kita juga akan memastikan bahwa terkavernya seluruh masyarakat (PBI BPJS Kesehatan) yang ada di Kabupaten Bulungan,” ujar Syarwani di Tanjung Selor, Senin (21/09/2026) kemarin.
Pembiayaan Masuk dalam APBD Perubahan
Syarwani menjelaskan Pemkab Bulungan telah membahas pengalihan pembiayaan tersebut melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Menurutnya, pengalihan tanggung jawab pembiayaan PBI tidak hanya terjadi di Bulungan. Pemprov Kaltara juga mengalihkan pembiayaan serupa kepada kabupaten dan kota lainnya.
“Sudah kita diskusikan di dalam TAPD. Ada penyerahan atau pengembalian pembiayaan yang sebelumnya dilakukan di provinsi kepada Kabupaten Bulungan,” katanya.
Pemkab Bulungan kemudian menyiapkan anggaran tambahan melalui APBD Perubahan 2026. Anggaran tersebut akan menopang pembiayaan PBI hingga akhir tahun.
Syarwani menyebut kebutuhan tambahan anggaran mencapai lebih dari Rp500 juta.
“Kalau tidak salah kurang lebih nominalnya lebih dari Rp500 juta yang harus kita alokasikan kembali di perubahan sampai nanti di bulan Desember 2026,” ujarnya.
Total PBI Bulungan Capai 27.611 Peserta
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. Imam Sujono, menjelaskan jumlah peserta PBI yang menjadi tanggungan APBD Bulungan mencapai 27.611 orang.
Pemkab Bulungan mengalokasikan anggaran lebih dari Rp12 miliar melalui APBD murni dan APBD Perubahan 2026 untuk kelompok tersebut.
Selain jumlah tersebut, Pemkab Bulungan kini menangani tambahan 4.959 peserta PBI yang sebelumnya mendapat pembiayaan dari Pemprov Kaltara.
“Dana yang disiapkan Pemkab Bulungan di APBD murni dan perubahan totalnya mencapai Rp12 miliar lebih,” kata Imam.
Ia menambahkan Pemkab Bulungan juga menyiapkan sekitar Rp500 juta untuk membiayai 4.959 peserta PBI yang masuk dalam pengalihan dari pemerintah provinsi.
“Kemudian untuk PBI provinsi yang diserahkan ke Bulungan 4.959 dan dana yang disiapkan Pemkab Bulungan melalui anggaran perubahan Rp500 juta,” jelasnya.
Pemkab Pastikan Layanan Tetap Berjalan
Pengalihan pembiayaan tersebut tidak mengubah komitmen Pemkab Bulungan terhadap masyarakat penerima PBI BPJS Kesehatan.
Pemkab memastikan peserta tetap memperoleh akses layanan kesehatan sesuai kepesertaan BPJS Kesehatan.
Syarwani menegaskan pemerintah daerah akan menjaga keberlanjutan pembiayaan tersebut. Langkah itu sekaligus memastikan masyarakat tidak kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan sumber anggaran.
“Walaupun mungkin di awal tahun 2026 kemarin itu sebagian dikaver oleh Pemprov Kaltara, tapi ada juga yang dikaver oleh Pemkab Bulungan,” ungkapnya.
Dengan pengalihan ini, Pemkab Bulungan kini menanggung pembiayaan PBI yang sebelumnya masuk dalam skema pembiayaan pemerintah provinsi. Pemerintah daerah juga menyiapkan anggaran hingga Desember 2026.
Penulis : Yudistira
Editor : Redaksi









