Bukan Pindahan Dari Bulungan, IAIN Tana Tidung Kejar Target Beroperasi 2026

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 21:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Kantor kementerian  Agama (Kemenag) Kabupaten Tana Tidung (KTT), Hamzah. (Ist)

Foto: Kepala Kantor kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tana Tidung (KTT), Hamzah. (Ist)

Lintasjejaring.com, Tana Tidung – Rencana pendirian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Kabupaten Tana Tidung (KTT) memasuki fase penting. Di tengah proses persiapannya, muncul isu bahwa perguruan tinggi tersebut merupakan pengalihan rencana pembangunan IAIN dari Kabupaten Bulungan. Sabtu(26/09/2026).

Kementerian Agama (Kemenag) Tana Tidung membantah informasi tersebut. Kepala Kemenag Tana Tidung, Hamzah, menegaskan bahwa rencana pendirian IAIN di KTT bukan pemindahan proyek dari daerah lain.

Menurutnya, kesiapan daerah menjadi kunci utama dalam proses pengusulan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ke pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perlu kita sosialisasikan juga, karena banyak orang bertanya apakah IAIN di KTT ini dialihkan dari Bulungan. Jadi, kita sampaikan bahwa ini bukan dialihkan,” kata Hamzah.

Bukan Soal Siapa yang Lebih Dulu, tetapi Siapa yang Siap

Hamzah menjelaskan, Kementerian Agama memiliki program yang membuka kesempatan bagi daerah untuk mengusulkan pendirian PTKIN. Namun, pemerintah pusat tidak otomatis menyetujui setiap usulan.

Baca Juga:  NasDem Copot Ahmad Sahroni Dari Jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Daerah harus menunjukkan kesiapan, termasuk lahan dan berbagai persyaratan pendukung.

“Kementerian Agama ini punya program menawarkan ke daerah-daerah. Siapa daerah yang siap, itu yang didukung dan diusulkan ke pusat,” jelasnya.

Karena itu, Hamzah meminta masyarakat tidak melihat rencana IAIN Tana Tidung sebagai pengalihan dari Bulungan. Ia menilai kedua daerah memiliki proses masing-masing.

Lahan Jadi Titik Krusial

Menurut Hamzah, rencana pendirian PTKIN di Bulungan sudah muncul sejak 2021. Namun, persoalan lahan membuat rencana tersebut belum mencapai tahap yang dibutuhkan untuk mendapatkan dukungan pembangunan dari pemerintah pusat.

Sebaliknya, Tana Tidung dinilai mampu memenuhi aspek kesiapan yang menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Kenapa yang dapat Tana Tidung, di Bulungan itu dari tahun 2021 sampai sekarang belum klir yang namanya urusan tanah. Sedangkan pusat kan tidak mau kalau urusannya belum klir,” ungkap Hamzah.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat perlu memastikan lahan pembangunan benar-benar aman secara hukum. Kepastian tersebut penting agar pembangunan tidak menghadapi persoalan sengketa di kemudian hari.

“Takutnya ke depan ada sengketa, akhirnya dipending anggaran pembangunannya untuk Bulungan,” tambahnya.

Tana Tidung Kejar Target 2026

Kesiapan KTT tidak berhenti pada ketersediaan lahan. Kemenag Tana Tidung menyebut proses persiapan telah melewati kajian lapangan dan komunikasi dengan Kementerian Agama di tingkat pusat.

Baca Juga:  Pemerintah Tana Tidung Matangkan Kolaborasi OPD Demi Keberhasilan Program Unggulan 2025

Daerah juga menyiapkan fasilitas pendukung serta membangun sinergi dengan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.

Baca Juga:  Balikpapan Jadi Gerbang IKN Menuju Kaltim, Sigit : Pembangunan Infrastruktur Jalan Harus Kita Maksimalkan

Kini, KTT berpacu dengan waktu. Pemerintah daerah berharap proses pendirian IAIN dapat berjalan sesuai target sehingga perguruan tinggi tersebut mulai beroperasi pada 2026.

“Sementara kita ini kejar waktu di 2026 ini harus sudah beroperasi. Takutnya kita lambat, karena ada daerah lain juga yang ingin,” ujar Hamzah.

Menurutnya, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan karena pemerintah pusat memiliki keterbatasan dalam membuka PTKIN baru setiap tahun.

“Pusat itu targetnya tidak banyak, dalam satu tahun cuma tiga karena Kemenpan RB tidak semudah itu memberikan izin,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Tana Tidung kini tidak hanya mengejar status pendirian IAIN. Daerah juga harus memastikan seluruh persyaratan tetap terpenuhi agar peluang yang sudah terbuka tidak kembali tertunda.

Penulis : Dhiv/KTT

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas
Pemerintah Tana Tidung Matangkan Kolaborasi OPD Demi Keberhasilan Program Unggulan 2025
Polres KTT Peringatkan Oknum Penimbun Bapokting : Pidana Menanti.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:04 WITA

Bukan Pindahan Dari Bulungan, IAIN Tana Tidung Kejar Target Beroperasi 2026

Rabu, 9 September 2026 - 09:32 WITA

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Kamis, 15 Mei 2025 - 07:08 WITA

Pemerintah Tana Tidung Matangkan Kolaborasi OPD Demi Keberhasilan Program Unggulan 2025

Minggu, 10 Maret 2024 - 15:41 WITA

Polres KTT Peringatkan Oknum Penimbun Bapokting : Pidana Menanti.

Berita Terbaru