Lintasjejaring.com, Samarinda – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mendorong mahasiswa UINSI Samarinda memperluas jejaring melalui FUAD Fair 2026. Ia menilai kegiatan mahasiswa tidak harus berhenti di lingkungan kampus, tetapi dapat berkembang menjadi ajang berskala internasional. Rabu (23/09/2026).
Saefuddin menyampaikan dukungan itu saat menerima audiensi Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (DEMA FUAD) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Pertemuan tersebut membahas persiapan FUAD Fair 2026 yang akan berlangsung pada 18-19 November 2026 mendatang.
Panitia menyiapkan FUAD Fair sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan akademik, kreativitas, prestasi, serta membangun jaringan dengan peserta dari berbagai wilayah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saefuddin melihat perkembangan FUAD Fair selama tiga tahun terakhir sebagai modal penting untuk membawa kegiatan tersebut ke level yang lebih luas.
“Kami menyambut baik kegiatan FUAD Fair ini. Pemerintah tentu memberikan apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa yang mampu membuat sebuah kegiatan berkembang dan memiliki dampak yang lebih luas,” ujar Saefuddin.
Dari Samarinda Menuju Jejaring Internasional
Saefuddin mencermati perjalanan FUAD Fair yang terus memperluas cakupan peserta. Penyelenggara sebelumnya mengembangkan kegiatan dari tingkat Kota Samarinda, kemudian menjangkau Kalimantan Timur hingga tingkat nasional.
Kini, DEMA FUAD UINSI Samarinda mulai membangun jejaring internasional. Malaysia sudah masuk dalam kerja sama yang dijalin panitia. Penyelenggara juga menargetkan keterlibatan Thailand dan Singapura.
“Kalau kegiatan mahasiswa bisa berkembang dari tingkat kota, kemudian ke tingkat provinsi dan nasional, lalu sekarang mulai mengarah ke internasional, tentu ini menjadi sebuah capaian yang positif bagi Samarinda,” katanya.
Menurut Saefuddin, perluasan jaringan tersebut juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan Samarinda melalui kegiatan pendidikan dan kreativitas.
Ia berharap panitia terus menjaga keberlanjutan FUAD Fair dan mengembangkan konsepnya agar mampu mempertemukan mahasiswa lintas daerah dan negara.
“Kita ingin kreativitas dan prestasi mahasiswa terus diberikan ruang. Jangan sampai ide-ide dan kemampuan mereka berhenti hanya di lingkungan kampus, tetapi bisa tampil, berkompetisi, dan dikenal lebih luas,” ucapnya.
Pemkot Siapkan Ruang Kolaborasi
Saefuddin juga membuka peluang kolaborasi antara Pemkot Samarinda dengan perguruan tinggi dalam pengembangan kegiatan mahasiswa.
Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang mampu bersaing. Pemerintah, kata dia, perlu menciptakan ruang yang memungkinkan mahasiswa mengembangkan gagasan dan kemampuan mereka.
“Pemerintah kota terbuka terhadap kolaborasi dengan mahasiswa dan perguruan tinggi. Anak-anak muda ini adalah bagian penting dari pembangunan daerah, sehingga ruang untuk berdiskusi, berkreasi dan berprestasi harus terus kita buka,” tuturnya.
Kolaborasi tersebut tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan acara. Saefuddin berharap kegiatan mahasiswa dapat menghasilkan jaringan, pengalaman, dan peluang kerja sama baru.
Semakin luas jejaring yang terbentuk, semakin besar pula kesempatan mahasiswa Samarinda berinteraksi dengan peserta dari luar daerah hingga mancanegara.
Bawa Nama Samarinda Lewat Prestasi Mahasiswa
Saefuddin berharap FUAD Fair 2026 dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat. Ia juga ingin kegiatan tersebut membawa citra positif Samarinda melalui prestasi generasi mudanya.
“Kami berharap FUAD Fair tahun ini bisa berjalan dengan baik, jejaringnya semakin luas, dan membawa nama Samarinda semakin dikenal melalui prestasi mahasiswa. Ini bukan hanya kegiatan mahasiswa, tetapi juga bagian dari upaya membangun generasi muda yang berilmu, berkarakter dan berprestasi,” pungkas Saefuddin.
Dengan dukungan tersebut, FUAD Fair 2026 tidak hanya menjadi agenda tahunan mahasiswa UINSI Samarinda. Kegiatan ini juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk membangun jejaring lintas daerah dan negara sekaligus memperkenalkan potensi generasi muda Samarinda di tingkat yang lebih luas.
Penulis : Sull
Editor : Redaksi










