Bupati PPU Hadiri Sarasehan Kebangsaan Bahas Tantangan Geopolitik

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 20:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati PPU, Mudyat Noor, hadir di Sarasehan Kebangsaan di MPR RI, Jakarta.

Foto: Bupati PPU, Mudyat Noor, hadir di Sarasehan Kebangsaan di MPR RI, Jakarta.

Lintasjejaring.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat wawasan kebangsaan di tengah perubahan global yang dinamis.

Hal ini terlihat dari kehadiran langsung Bupati PPU, Mudyat Noor, dalam Sarasehan Kebangsaan bertajuk “Perubahan Geopolitik Dunia dalam Peluang Menuju Indonesia Raya”, yang digelar di Gedung Nusantara IV MPR RI, Jakarta, Selasa, (20/5/2025).

Acara yang diinisiasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini menghadirkan 847 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pimpinan lembaga tinggi negara, menteri, gubernur, hingga kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Sarasehan kali ini mengangkat tema besar, “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menghadapi Tantangan Geopolitik Global Menuju Indonesia Raya.”

Bupati Mudyat menilai forum tersebut sangat strategis, terutama bagi kepala daerah yang ingin menyelaraskan langkah daerah dengan dinamika nasional dan global.

Menurutnya, perubahan situasi geopolitik internasional turut membawa dampak langsung hingga ke daerah-daerah.

“Melalui sarasehan ini kami mendapatkan banyak wawasan, termasuk strategi konkret dalam merespons perubahan global yang berdampak hingga ke daerah. Semoga ilmu yang diperoleh bisa kami aplikasikan di lingkungan Pemkab PPU,” ujar Mudyat.

Baca Juga:  HUT ke-23 PPU: Kolaborasi untuk Bangun Nusantara

Ia menegaskan bahwa Pemkab PPU berkomitmen mendukung program-program pemerintah pusat, terutama dalam penguatan ideologi Pancasila sebagai landasan utama dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Sarasehan ini juga menjadi ruang dialog lintas sektor untuk memperkuat ketahanan nasional melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila, terutama di tengah kompleksitas tantangan global.

Baca Juga:  Gerakan Tanam Padi PM AAS Dimulai, Mudyat Noor Tekankan Kesiapan Lahan PPU

Dalam sambutannya, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan menjaga jati diri bangsa di tengah pusaran geopolitik dunia.

Kehadiran Bupati PPU dalam forum ini menjadi cerminan semangat daerah dalam membangun negeri dengan tetap berpijak pada nilai-nilai luhur Pancasila.

Ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan harmoni antara kebijakan lokal dan arah pembangunan nasional. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya
Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya
Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu
Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU
PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD
Sorot Pegawai Yang Sering Bolos, Wabup PPU Dorong Perda Ketertiban
Layanan Adminduk Mulai Mendekat ke IKN, Disdukcapil PPU Siapkan Perluasan untuk Warga Sepaku
PPU Siapkan Tenaga Lokal, Bandara Nusantara Diharapkan Jadi Pintu Ekonomi Baru

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:30 WITA

PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD

Berita Terbaru